PEKANBARU (Riau lantang) – Gubernur Riau Syamsuar mengharapkan peran serta dari Barisan Muda Riau Bersatu (BMRB) ikut serta dalam proses pembangunan di Bumi Lantang Kuning termasuk peran sebagai agen perubahan ketengah masyarakat secara aktif.

Hal itu dikemukakan Gubri saat Acara pengukuhan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) BMRB sekaligus pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang sudah terbentuk di 12 Kabupaten dan kota se Riau, yang dilaksanakan di Balai Serindit Gubernuran, Minggu (28/04/2019).

BMRB sendiri sebelumnya adalah relawan pemenangan Syamsuar-Edi Afrizal Nasution yang bernama Barisan Muda Relawan Syamsuar-Edi Afrizal Nasution dan kemudian terhitung pasca pemilihan gubernur berganti baju menjadi organisasi kemasyarakatan (ormas) dibawah pimpinan Riki Zaputera MPd dengan Sekretaris Rudi Irawan Spd.

Disampaikan Gubri bahwa peran serta ormas, okp maupun organisasi profesi dalam membangun Riau sangat dibutuhkan dan BMRB hadir sebagai ormas yang senantiasa dapat berperan serta dalam percepatan pembangunan. Banyak hal yang bisa dilakukan karena semua pengurus dan anggota BMRB adalah anak-anak muda sehingga peran sebagai agen perubahan dapat direalisasikan ditengah masyarakat dalam konteks yang positif.

Diimbangi Syamsuar agar BMRB turut serta dalam pengembangan ekonomi kreatif yang berorientasi kepada pengembangan sumber daya alam dan potensi yang ada melalui sektor usaha, mikro, kecil dan menengah (UMKM). Selain itu Gubri juga mendorong BMRB berperan aktif dalam sektor pertanian karena Pemprov Riau kedepan akan mengembangkan sektor pertanian khususnya soal kebutuhan pangan, sehingga ketergantungan pangan ke provinsi dapat dikurangi. Apalagi Riau memiliki lahan produktif yang cukup luas dan layak untuk dikembangkan dengan sentuhan teknologi serta peningkatan sumber daya manusia.

“Saya mengajak seluruh pengurus BMRB turut serta sebagai agen perubahan yang positif ditengah masyarakat dengan mengembangkan ekonomi kreatif, sektor pertanian, pariwisata dan lainnya,”pungkas Gubri seraya bernostalgia awal mula kisah BMRB pada pilgubri tahun lalu.

Pada kesempatan itu Gubri juga berpesan soal narkoba yang semakin marak peredarannya di Bumi Lancang Kuning, dimana Riau masuk dalam daftar peredaran dan pengkonsumsi narkoba sepuluh besar di Indonesia. Peran serta BMRB dan masyarakat sangat diharapkan karena narkoba adalah salah satu musuh utama yang harus dilawan dan bukan hanya menjadi tugas BNN semata.

“Riau sudah masuk dalam daftar pengguna dan peredaran narkoba tertinggi di Indonesia. Kondisi ini sangat memprihatinkan dan harus kita lawan bersama karena itu saya mengajak BMRB yang sudah terbentuk diaeluruh Kabupaten dan kota di Riau untuk berperan, setidaknya memberikan informasi kepada penegak hukum tentang peredaran narkoba di wilayahnya, “ajak Syamsuar lagi.

Sementara itu Ketua DPP RMRB Riki Zaputera MPd dalam sambutannya mengaku siap menjadi mitra pemerintah, dalam mengawal proses pembangunan melalui program-program yang dilaksanakan. Ia mengaku BMRB sejak dibentuk sebagai relawan Syamsuar-Edi pada pilgubri lalu sampai sekarang masih solid termasuk mendukung pemerintahan Syamsuar dan Edi Nasution.

“Kami senantiasa memposisikan diri sebagai mitra dan pendukung pemerintahan Syamsuar dan Edi Natal Nasution. Kita akan kawal proses pembangunan yang sedang berjalan termasuk berperan serta dalam berbagai program pembangunan baik secara langsung maupun tidak langsung, “kata Riki Zaputera. (afa)