Camat Mandau, Riki Rihardi (kaos biru) saat pembersihan kota Duri bersama ratusan petugas dadakan

DURI (Riaulantang)-Kamis pagi yang biasanya digunakan untuk kegiatan senam di lingkungan pemerintah kecamatan Mandau, kali ini diganti dengan kegiatan bersih-bersih alias gotong royong. Ya Kamis pagi (02/08/18) ratusan petugas dadakan yang merupakan gabungan ASN di lingkungan kantor Camat Mandau, satpol Pol PP, dinas kebersihan, dinas perhubungan dan pihak kelurahan turun ke jalan membersihan tumpukan sampah yang ada di perkotaan.

Sasarannya tiga titik yang dijadikan warga untuk tempat pembuangan sampah sementara, masing-masing areal Pasar Duri, Kelurahan Talang Mandi dan Persimpangan Jalan Mawar Kelurahan Pematang Pudu.

Turunnya ratusan petugas dadakan ini tak terlepas dari proaktif Camat Mandau, Riki Rihardi yang gerah dengan tumpukkan sampah di pinggir jalan. Usai apel, Riki langsung turun tangan membagi petugas yang akan di turunkan di tiga titik tersebut.
Setelah itu mengunakan mobil sekolah milik Pemkab Bengkalis dan dalmas satpol PP, Riki memboyong sejumlah Kepala UPT dan ratusan petugas dadakannya ke titik yang akan di bersihkan.

Titik pertama yang menjadi target Camat Mandau ini adalah tumpuk an sampah di pinggir Jalan Lintas Duri-Pekanbaru di Kelurahan Talang Mandi. Dititik ini sampah di tumpukkan di Pinggir jalan. Team yang dipimpin Camat ini pun langsung turun tangan.

Bersama teamnya, Camat turun tangan membersihkan tumpukan sampah dan memasukannya ke mobil pengangkutan sampah yang sudah disiagakan.
Proaktif Camat yang baru bertugas sebulan ini pun di dukung penuh oleh Lurah yang berada di tiga titik. Seperti titik simpang Jalan Rangau yang merupakan perbatasan kelurahan Balik Alam dan Pematang Pudu. Dititik ini, Lurah Pematang Pudu, Fitriyani Eka Putri dan Sekkel Tomi langsung turun tangan mengerahkan RT, RW, begitu juga dengan Lurah Balik Alam Heru Syafrian yang juga menurunkan RT, RW nya.Bersama warga, Camat, Kepala UPT, Lurah, RT, RW dan ratusan petugas membersihkan tumpukan sampah yang berada di persimpangan Rangau lahan Chevron itu.

“Sangat tak layak buang sampah disini. Masa buang sampah di tengah kota seperti. Makanya hari ini kita turun untuk memberi motivasi kepada warga agar tak membuang sampah di lokasi ini lagi,” ujar Riki di sela kegiatan bersih-bersih itu.

Riki juga mengharapkan kesadaran warga untuk tak membuang sampah sembarangan. Warga diminta bisa membuang sampah di tempat yang sudah ditentukan. Tidak di pinggir jalan atau bahkan di median jalan.

“Kita harap warga peduli dengan kebersihan kota ini. Jangan buang sampah sembarangan. Mari sama-sama kita jaga kebersihan dan keindahan kota ini,” ujar Riki yang akan merutinkan kegiatan bersih bersihnya sekali sebulan. (susi)