DURI (Riaulantang) – Ziarah kubur menjelang bulan suci Ramadhan yang sebentar lagi dilaksanakan umat Islam, menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya. Seperti halnya, warga Duri yang akan ziarah ke makam kerabat, orang tua serta sanak family.
Namun, untuk ziarah ke makam di kompleks Chevron, masyarakat tidak bisa masuk, diluar jadwal yang telah ditentukan. Masyarakat hanya bisa ziarah pada pukul 08.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB atau Sore pukul 16.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.
Seperti disampaikan, Zie, ketika hendak membersihkan makam kerabat di kompleks Chevron yang sempat viral, menjadi semak belukar beberapa waktu lalu, dilarang masuk karena telah melewati jam kunjungan ke komplek pemakaman ity
“Ketika saya masuk lewat gate 2, prosedur standar, suhu saya dicek. Lalu ditanya mau kemana, saya jawab mau ziarah kubur. Mendengar jawaban saya, penjaga tersebut mengatakan tidak bisa, karena telah melewati waktunya. Disuruhnya saya kembali lagi sore, dan diperjelas ini sudah peraturan dari Chevron,”kata Zei, Minggu (11/04/2021)
Menurut Zie, dia masih mencoba untuk bisa masuk, karena sore dia mau ziarah ke makam Keluarga yang lainnya, tapi tetap tak diperkenankan masuk.
“Tetap saja tidak ada keringanan. Karena sudah peraturan di karenakan COVID-19. Saya disuruh untuk kembali sesuai jadwalnya. Pagi, 08.00 – 10.00 WIB. Sore, 16.00 – 18.00 WIB. Kita paham dengan kondisi saat ini, tapi inikan sekali setahun dan mau masuk bulan suci ramadhan, ditambah jamnya lalu sosialisasikan ke masyarakat luas,”ungkapnya.
Hal yang sama juga disampaikan penjual bunga di area makam kompleks Chevron. Menurutnya ziarah kubur memang dibatasi sesuai jadwalnya.
“Ziarah disini sekarang ada waktunya. Tidak bisa masuk diluar jadwal tersebut. Kalau sudah lewat jam 10 pagi, kami siap-siap untuk sore. Bisa angkat air, atau memasukkan bunga kedalam plastik untuk dijual lagi sore hari,”pungkasnya.(bambang)






























