BENGKALIS (Riaulantang) – Kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Jamaah Masjid Agung Istiqomah, untuk menghargai waktu. Sebagai seorang muslim memiliki kewajiban untuk mengelola waktunya dengan baik.

Ajakan tersebut disampaikan Bupati Bengkalis, Amril  Mukminin diwakili Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah, H Arianto saat menghadiri acara wirid pengajian di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Kamis (23/11/2017) di Masjid Agung Istiqomah Bengkalis.

Sebelum melaksanakan tausyiah yang disampaikan Ustadz H Muhammad Fakhri, dari Pekanbaru, terlebih dahulu para jamaah yang hadir melaksanakan sholat sunnah taubat, dhuha dan tasbih.

Ajaran islam, imbuh Arianto menganggap pemahaman terhadap hakikat menghargai waktu sebagai salah satu indikasi keimanan dan bukti ketaqwaan.

“Seorang muslim haruslah pandai untuk mengatur segala aktivitasnya agar dapat mengerjakan amal shalih setiap saat, baik secara vertikal maupun horizontal, maka tentu kita akan berbuat untuk dunia ini seolah-olah akan hidup abadi, dan berbuat untuk akhirat seolah-olah akan mati esok hari,” ujar Arianto.

Ketua Umum LPTQ Kabuapten Bengkalis ini juga mengatakan, betapa berharganya waktu dalam menjalani kehidupan, jangan sia-siakan waktu kita untuk hal yang tidak bermanfaat.

“Jangan menyiaka-nyiakan waktu, jangan bekerja setengah hati. sungguh-sungguhlah dalam melayani masyarakat dengan tulus maka karir dengan sendirinya akan meningkat sesuai kinerja yang diberikan,” harapnya.

Selain itu sambungnya, kegiatan yang di taja Pemerintah Daerah melalui Bagian Kesejahteraan Masyarakat Sekretariat Daerah Bengkalis ini, sebagai salah satu wahana untuk meningkatkan ukhuwah islamiah, serta sebagai upaya menambah wawasan dan ilmu pengetahuan agama.

“Sebagai aparatur negara dan abdi masyarakat, menyandang status ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis harus memiliki akhlak dan budi pekerti yang baik, yang berkemampuan melaksanakan tugas secara profesional dan bertanggung jawab dalam menyelenggarakan tugas pemerintahan dan pembangunan,” jelasnya.

“Melalui pengajian rutin bulanan ini, mampu membangkitkan semangat dan etos kerja pegawai. Pada akhirnya mampu memberikan perubahan ke arah yang lebih baik, guna tercapainya peningkatan kinerja tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” harapnya lagi.(hms)