BENGKALIS (Riaulantang) – Bupati Bengkalis Amril Mukminin memberikan instruksi kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Bengkalis untuk memanfaatkan lahan gambut secara maksimal.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas PMD Yuhelmi kepada Deputi Edukasi, Sosialisasi, Parsitipasi dan Kemitraan Badan Restorasi Gambut (ESPK BRG) Myrna A Safitri saat rapat koordinasi, Senin malam, 28 Oktober 2019.
Rapat koordinasi itu diikuti 5 Kepala Perangkat Daerah(PD) itu dilaksanakan di Jong Bistro, jalan Hasanuddin Bengkalis.
“Bupati memerintahkan kepada kami (Dinas PMD) bagaimana lahan gambut itu dimanfaatkan secara maksimal tanpa mengurangi makna dibalik itu. Artinya gambut jangan dialihfungsikan. Tapi bagaimana memanfaatkan yang tidak berfunsi jadi bermafaat,” ungkap Yuhelmi.
Yuhelmi menceritakan, pada 10 Oktober lalu, ia bersama Kepala BRG Nazir Foead meninjau revitalisasi ekonomi budidaya nanas di Kelurahan Pergam, Kecamatan Rupat. Lahan gambut di sana berhasil disulap menjadi lahan produktif.
“Di sana kami sama-sama melihat nanas berhasil tumbuh subur. Padahal di sana itu kawasan gambut. Ternyata bisa dimanfaatkan untuk kegiatan produktif. Masyarakat mengucapkan terima kasih. Hari ini banyak masyarakat yang sudah memanfaatkan itu,” ungkapnya.
Menurut Yuhelmi, kehadiran BRG menjadi bonus bagiPemerintah Kabupaten Bengkalis.
Dia berharap pembinaan dari BRG dalam mengolah lahan gambut dilakukan secara berkelanjutan.
“Inilah kondisi di daerah kami. Semoga ada pengembangan yang bisa dilakukan. Kabupaten Bengkalis merupakan daerah perbatasan. Masyarakat lebih dominan melihat keluar (Malaysia). Harapan kita orang Malaysia datang ke tempat kita. Melihat kita mengolah lahan gambut menjadi produktif. Ini membutuhkan kerja keras kita bersama, bagaimana lahan gambut bisa dikelola menjadi objek wisata,” jelasnya. (evi)





























