BENGKALIS (RiauLantang) – Bupati Bengkalis Amril Mukminin mengingatkan pedagang agar tidak mencampur bahan makanan, juadah atau minuman dengan pengawet dan zat pewarna yang dilarang atau dapat membahayakan kesehatan. 

Demikian kata Amril saat membuka pasar Ramadhan yang berlangsung di pasar oleh-oleh khas Bengkalis, Sabtu (27/5/2017) sore.

 Amril menegaskan kepada para pedagang agar memperhatikan faktor kebersihan makanan dan memberikan kenyamanan, sehingga para calon pembeli merasa terjamin dan tidak ragu. 

“Hal ini kami tekankan, mengingat di sejumlah daerah, terkadang ada saja segelintir oknum pedagang yang ingin mencari keuntungan besar dengan melakukan tindakan tercela, sehingga mengabaikan kesehatan konsumen. Kepada Dinas Perdagangan dan Perindustrian beserta Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis, kami intruksikan agar senantiasa melakukan monitoring, sehinga hal tersebut tidak terjadi,” tegasnya.

 Dalam menjalankan ibadah puasa, kata Amril, semua orang ingin tetap sehat, karena itu makanan yang dimakan juga harus sehat.

 “Sekali lagi kami ingatkan kepada pedagang agar menghindari pewarna makanan atau zat-zat lain yang berbahaya. Kemudian, agar pasar Ramadhan terlihat nyaman, maka pedagang dan pembeli harus sama-sama menjaga kebersihan lingkungan tempat berjualan,” pintanya. 

Pasar Ramadhan yang diisi 120 pedagang ini berlangsung selama bulan suci Ramadhan, pembukaannya dilakukan langsung oleh Bupati Bengkalis Amril Mukminin, ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua TP PKK Kabupaten Bengkalis, Kasmarni Amril. 

Turut hadir Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah, Arianto, Kapolres Bengkalis Abas Basuni serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah di lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis.(humas)