BENGKALIS (Riaulantang) – Menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang dilaksanakan di Istana Negara, Selasa, 6 februari 2018 lalu, Bupati Amril Mukminin kembali meminta warganya untuk bersama-sama mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Kata Bupati Amril, saat Rakornas di Istana Negara tersebut, Presien Jokowi meminta masyarakat Kabupaten Bengkalis dan juga Provinsi Riau serta beberapa daerah lainnya yang merupakan langganan bencana Karhutla untuk berusaha mencegah Karhutla.

Apalagi dalam 2 tahun terakhir, yaitu 2016 dan 2017, kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini juga dinilai berhasil mengurangi hot spot. Berhasil mengendalikan asap dan karhutla, sehingga protes dari negara tetangga tidak ada.

Kemudian, di tahun 2018 ini Indonesia juga didaulat menjadi tuan rumah Asian Games (ajang olahraga yang diselenggarakan setiap empat tahun, dengan atlet-atlet dari seluruh Asia), dia meminta dan mengimbau seluruh warganya untuk bersama-sama mencegah Karhutla.

Kepala seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN),  Lurah, Kepala Desa dan seluruh lapisan masyarakat, dia mengharapkan untuk bersama-sama, bahu membahu mencegah terjadinya Karhutla. Karena mencegah lebih baik daripada memadamkannya. 

“Mari kita sampaikan kepada saudara-saudara kita, masyarakat kita, tetangga kita dan yang lainnya untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan hutan. Kita tidak ingin ada ASN yang menjadi pelaku karhutla seperti pada waktu yang lalu ada dimana ada ASN diproses dan dihukum karena membakar lahan,” pesan Bupati Amril, Selasa (20/02/18)