PINGGIR (Riaulantang)-
Gelak riuh mengiringi permainan voli kampung yang dilaksanakan dilapangan desa Muara Basung, Rabu sore (15/07/2020) itu. Tak perlu formal-formal, yang penting bisa bermain, ibu-ibu kampung itu pun bergembira bersama.
Gelak tawa ibu-ibu yang bermain bersama anak-anak KKN Universitas Riau itu pun menarik perhatian Kasmarni yang tinggal di kampung itu. Kendati awalnya hanya jalan santai menyapa warga, bakal calon Bupati Bengkalis yang diusung PBB, PKB, PAN dan Nasdem itu pun singgah. Ajakan kaum ibu dan mahasiswa KKN itu tak bisa dielakkan. Jadilah dengan kostum baju tidur corak hitam dipadu jilbab pink, bakal calon Bupati itu pun bermain dan bergembira bersama.
Ikutnya Kasmarni di permainan voli kampung itu langsung disambut antusias. Sporter ibu-ibu dan anak-anak pun berdatangan. Sorak sorai mengiringi permainan merakyat itu.

Kasmarni bersama mahasiswa KKN Unri usai bermain voli
“Kalau bu Kas (Kasmarni-red) udah biasa seperti ini. Tak di buat-buat. Beliau apa adanya. Menyapa kami tetangganya,” ujar Ema Siran.
Disampaikan Ema, kesederhanaan Kasmarni menjadi panutan bagi ibu-ibu dikampungnya. Tak sekali pun dia memamerkan harta benda saat bersama warga dan acara helat dikampungnya. Padahal sosoknya seorang pejabat dan istri pejabat yang namanya sudah kemana mana.
“Merakyat seperti biasa saja. Jilbabnya saja seperti jilbab kami. Jilbab 30 ribuan,” ujarnya mengomentari.
Sementara itu Ita Mahasiswi KKN di desa itu mengaku kagum dengan gaya dan kesederhanaan yang ditampilkan Kasmarni. Awalnya dia dan kawan-kawannya sungkan karena berhadapan dengan sosok Kasmarni yang menjadi bakal calon bupati perempuan satu-satunya di Bengkalis, namun ternyata Kasmarni layaknya ibu-ibu di kampung yang mereka tinggali. Ramah dan bersahabat.
“Luar biasa melihat Ibu Kasmarni ini. Sederhana dan amat merakyat. Mencuri perhatian kami. Perlu belajar banyak dari beliau,” ujarnya. (susi)






























