Duri (Riaulantang) – Masih dalam rangka peduli dampak ekonomi Covid-19, Pengurus Persatuan Keluarga Payakumbuh dan Lima Puluh Kota (Pelko) Duri Ahad (14/3/2021) menjelang siang kembali membagikan paket Sembako untuk warganya di kawasan Sebanga.
Sebanyak 28 warga Pelko mendapat bantuan Sembako terdiri dari beras, gula, minyak makan dan keperluan lainnya. Pembagian Sembako tersebut dilaksanakan di kediaman Tek Lis, Kedai Restu Ibu Jalan Utama Gang Kasuari Kelurahan Talang Mandi, Sebanga.
“Pembagian Sembako ini masih dalam rangka peduli Covid-19. Dananya dari zakat dan infak warga Pelko yang diberi Allah rezeki lebih. Kami distribusikan kepada warga yang berhak menerimanya dalam bentuk Sembako,” kata Ketua Umum Pelko H Desembrial dalam sambutannya.
Dikatakannya, pembagian paket Sembako ini sudah yang keempat kalinya dilaksanakan. Pertama di Jalan Imam Bonjol, 31 Januari. Kedua di Perumahan Tahap II Desa Balai Makam, 14 Februari. Ketiga di gedung Pelko Kelurahan Pematang Pudu, 28 Februari lalu.
“Kita ucapkan terima kasih kepada bapak ibu warga Pelko yang telah mempercayakan pembagian zakat dan infaknya melalui kegiatan Pelko Peduli Covid-19. Mudah-mudahan yang diberikan ini bermanfaat bagi saudara kita yang menerimanya dan menjadil amal saleh bagi pemberinya,” lanjut H Desembrial.
Ditambahkannya, pembagian Sembako ini merupakan tanda jalinan persaudaraan antara muzakki dan pengurus Pelko dengan warga yang berhak menerimanya. “Bak kata pepatah, sakik saraso, padiah sasiuk,” ucapnya.
Masih menurut H Desembrial, di tengah wabah Covid saat ini, tak ada orang yang tak mengeluhkan kondisi ekonomi yang sulit. “Kami anggap warga Sebanga juga begitu,” tuturnya.
Desembrial pun menyampaikan kabar baik bahwa menjelang Ramadhan nanti sudah ada pula muzakki yang berniat mendistribusikan zakatnya untuk warga Pelko yang membutuhkan. Rencananya, paket Sembako itu akan dibagikan untuk 36 ikatan keluarga dibawah Pelko. Masing-masing ikatan keluarga akan mendapat jatah untuk tiga warga.
Hj Elmawati selaku pembina, penasehat dan bundo kanduang Pelko ikut memberi sambutan di acara ini. Bersamanya juga hadir bundo kanduang lain. Diantaranya Yusmaniar, Sri, dan Dewi.
Karena wabah Covid masih bersemi, Elmawati mengingatkan semua hadirin untuk mematuhi ptotokol kesehatan. Antara lain dengan memakai masker. Jangan anggap Covid itu tak ada, sarannya. Karena itu semuanya harus selalu waspada.
“Di masa pandemi ini, banyak keluarga kita yang membutuhkan bantuan. Apalagi bagi yang tak punya penghasilan karena kerja tak ada. Tentu saja rezeki mereka agak sulit. Dan bagi yang rezekinya berlebih, pembagian Sembako dijembatani pengurus Pelko ini merupakan pelaksanaan dari salah satu pilar Islam yakni zakat,” katanya.
Hj Elmawati pun minta warga menerima paket Sembako ini dengan rasa syukur. Putiah kapek dapek dicaliak, putiah hati bakaadaan. Kok saganggam tolong gunuangkan, kok satitiak tolong lauikkan. “Semoga nanti, yang hari ini menjadi penerima bisa pula menjadi pemberi,” harapnya.
Wanita pensiunan ASN yang pernah menjadi Lurah Talang Mandi periode 1992-1994 ini pun menegaskan pertemuan ini adalah untuk mempererat hubungan silaturrahim antar warga. “Mohon dicatat dan digarisbawahi bahwa ini tak ada kaitan dengan politik. Ini murni acara kekeluargaan,” imbuh dia.
Sementara itu, tuan rumah Linda yang juga pengurus Pelko setempat ikut didaulat memberi sambutan. Dia mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian pengurus Pelko untuk warga Payakumbuh dan Lima Puluh Kota yang mukim di Sebanga.
Menurut Linda, semangat warga Pelko di kawasan setempat untuk menghadiri arisan Pelko di Sebanga sangat menggembirakan. Walaupun ekonomi mereka kebanyakan menengah ke bawah, tapi saat arisan tiap bulan banyak yang datang.
“Warga kita disini banyak yang hidup susah dan memerlukan perhatian dari pengurus Pelko. Tanpa kita Pelko, siapa lagi yang akan peduli pada mereka. Yang saya jaring untuk menerima bantuan Sembako hari ini adalah yang tua-tua. Juga yang tak punya pekerjaan lagi. Ada pula yang masih menyewa rumah dan anak pun menganggur pula. Ada juga janda yang harus menghidupi empat anak yatim dan lain-lain,” papar Linda.
Wabah Covid-19 yang melanda bumi sejak setahun lewat belum bisa dipastikan kapan akan berakhir. Karena itu, kepedulian muzakki dan pengurus Pelko untuk warga yang membutuhkan direncanakan akan terus berlanjut.
“Insya Allah, program Pelko Peduli Covid-19 ini akan terus digulirkan sampai wabah ini selesai,” kata protokol Erman Satria yang juga menjabat sebagai ketua generasi muda Pelko. Dia juga menyebut, tak ada beda antara pemberi dan penerima paket Sembako. Yang membedakan disisi Allah adalah keimanan dan ketakwaan.
Pembagian 28 paket Sembako Pelko Peduli Covid-19 tersebut dipandu Sekretaris Pelko, H Erizaldi SH. Sebelum itu, dia juga memandu hadirin menghadiahkan Al-Fatihah untuk almarhum suami Tek Lis yang merupakan orang tua dari tuan rumah, Linda. Sebelum itu, Ketum Pelko H Desembrial dan Bundo Kanduang Hj Elmawati juga menyampaikan ucapan turut berduka dalam sambutannya. (syukri)






























