DURI (Riaulantang)- Kurun waktu 10 hari, kasus rampok bersenpi di toko Grosir Gina di Jalan Subrantas, RT 05, RW 08, Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau, berhasil diungkap jajaran Polres Bengkalis, Senin dinihari (07/01/19) sekira pukul 03.30 WIB tadi.

Dua pelaku yang pura-pura beli rokok dan membawa kabur uang senilai Rp 70 juta berhasil ditangkap di dua lokasi berbeda. Karena melawan, satu dari dua pelaku yang dibekuk di lokalisasi Semunai terpaksa dilumpuhkan terjangan timah panas petugas.

Kapolres Bengkalis AKBP Yusuf Rahmanto melalui Kasat Reskrim AKP Andrie Setiawan ketika dikonfirmasi Riaulantang.com membenarkan pengungkapan kasus pencurian dengan kekerasan (curas) itu.

“Dua tersangka yang terlibat curas senpi di wilayah hukum Polsek Mandau berhasil di bekuk. Satu tersangka yang ditangkap di lokalisasi Semunai melawan hingga diambil tindakan tegas dan terukur,”ujar Kasat Reskrim.

Dijelaskan Kasat, dua tersangka yang diamankan masing-masing RP (26) dan RR (23). Keduanya merupakan warga desa Desa Balaimakam, Kecamatan Bathin Solapan. Tersangka RP di tangkap di lokalisasi Semunai,sementara RR di kediamannya Jalan Arena Desa Balai Makam.

“Barang bukti 1 unit sepeda motor dan uang hasil kejahatan senilai Rp 2 juta dan barang bukti lain berhasil diamankan,” jelas AKP Andrie lagi.

Diungkapkan kedua tersangka mempunyai peran masing-masing. Tersangka RP bertugas sebagai eksekutor sementara tersangka RR berperan menggambarkan situasi dan menyediakan ranmor.

“Kedua tersangka dibawa ke Polsek Mandau guna penyidikan lebih lanjut,” pungkas AKP Andrie.

Sementara itu seperti di rilis Riaulantang.com beberapa hari lalu kasus rampok senpi ini yang terjadi saat sholat Jumat (28/12/18) lalu itu terjadi di toko Grosir Gina Jalan Subrantas, RT 05, RW 08, Kelurahan Babussalam. Korban Susilawati (36) yang ketakutan di bawah todongan senpi tak bisa berbuat apa-apa, hingga uang sebesar Rp 70 juta yang tersimpan di bawah meja kasir dibawa kabur rampok.

Kawanan rampok yang mengunakan sepeda motor jenis Yamaha Vixion ini memanfaatkan situasi yang sepi dengan pura-pura membeli rokok. (susi)