DURI (Riaulantang) – Hanya selang 2 hari setelah ambulance yang ditelantarkan 4 tahun di balik tembok rumah seorang dokter di Duri di tinjau anggota komisi IV DPRD Bengkalis, Syaiful Ardi, akhirnya ambulance fenomenal itu Sabtu pagi (16/12/2017) di derek ke Bengkalis.

Masyarakat lingkungan perumahan Serenity yang selama bertahun mengeluhkan keberadaan ambulance yang menjadi benda menakutkan bagi warga itu, hampir tidak percaya kalau ambulance  tersebut akhirnya bia dipindahkan. Mereka menyampaikan apresiasi untuk kinerja anggota DPRD Bengkalis, media massa dan pihak lain yang sudah merespon persoalan mereka.

Seperti yang disampaikan  Mukhlis, Ketua RT 06, RW 20? Kelurahan Air Jamban. Kepada Riaulantang.com, Mukhlis  mengatakan seperti tidak percaya, respon yang begitu cepat setelah sekian lama, Ambulance tersebut mangkrak dilingkungannya dan bisa dipindahkan. 

“Saya tidak percaya kalau sepagi ini, Ambulance ini sudah diderek. Saya sampai dilokasi mobil Ambulance sudah berada diatas mobil derek. Saya dengar dari sopir dereknya akan dibawa ke Bengkalis dan tidak bisa nunggu lama lama. Harus dibawa segera, “ucap Mukhlis yang melihat mobil derek sudah dibawa.

Mukhlis menjelaskan, peran serta anggota dewan, Syaiful Ardi komisi IV DPRD Bengkalis, Dapil Mandau, sangat membantu proses evakuasi mobil Ambulance ini. Padahal mobil ini sudah lama telantar disana dan masyaraka  sudah gusar melihat aset pemkab Bengkalis ini mangkrak.

“Kami ucapkan terima kasih pada pak Syaiful Ardi. Cepat tanggap dan mampu mencari solusi mana yang terbaik buat masyarakat. Memang Ambulance ini sudah lama ditelantarkan. ssdah berapa kali kami sampaikan ke yang bersangkutan, tapi tidak respon. Alhamdulillah hari ini bisa diderek. Kami masyarakat akan mengadakan doa syukuran nanti malam di Masjid karena ambulance tersebut bisa di angkut keluar dari lingkungan ini. Selama ini keberadaan ambulance itu menakutkan warga, “tuturnya. (bambang)