Duri (Riaulantang) – Acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang di buka Bupati Bengkalis Kasmarni, di gedung Bathin Betuah Kantor Camat Mandau, Senin (10/5/2025), menekankan adanya perubahan pembangunan setiap tahun.
Dikatakannya, pembahasan yang sudah pernah jangan lagi dibicarakan. Artinya, pembangunan yang diusulkan berindikasi tidak berhasil dilakukan.
“Hal ini, harus menjadi perhatian serius bagi tiap Perangkat Daerah pada Musrenbang tingkat Kecamatan setiap tahunnya,” sebutnya.
Atensi, Bupati yang dua periode ini terkait masalah sampah. Hal tersebut, diminta pada Perangkat Daerah, untuk segera menindaklanjuti persoalan ini. Sosialisasikan, petugas kerahkan untuk menjaga kebersihan.
“Aturan sudah ada, tenaga harian lepas berjumlah 400 orang, di Wilayah Kecamatan Mandau. Fungsikan dan berdayakan tenaga yang sudah ada. Agar, terkait persoalan sampah bisa kita selesaikan sesegera mungkin. Untuk yang membuang sampah sembarangan tindak tegas,”tegasnya.
Bupati Perempuan pertama ini, menyesalkan masih adanya yang belum peka terhadap kebersihan lingkungan dengan membuang sampah sembarangan. Terlebih, adanya oknum- oknum pihak Rumah Sakit yang turut serta membuang sampah Medis tidak pada tempatnya.
“Sampah yang dibuang sembarangan, tentunya berasal pihak yang tidak bertanggungjawab. Pemerintah, kedepannya mengupayakan penambahan tempat pembuangan sampah, terkhusus di sejumlah fasilitas umum,”harapnya.
Tidak ketinggalan, Camat Riki Rihardi, turut menegaskan terhadap petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), bekerja dengan benar, peduli dan maksimal dalam mengemban tugas.
“Untuk pemantauan, perlu pemasangan CCTV di tempat-tempat yang luput dari pengawasan. Siapa saja yang kembali membuang sampah sembarangan, sudah ada bukti dan bisa dilakukan tindakan tegas,”Tegasnya
Terkait hal ini, Sambung lulusan IPDN Jatinangor, Jawa Barat, peran tekhnologi kedepannya, dirasakan sudah saatnya mengarah ke hal tersebut. Dari sampah bisa menghasilkan hak yang bermanfaat.
“Untuk himbauan dan ajakan serta melakukan gotong -royong pihak kecamatan sudah melakukan. Perlu kesadaran dalam memelihara kebersihan pada semua elemen,”katanya.






























