DURI (Riaulantang)- Semangat ibu-ibu Persatuan Keluarga Daerah Pariaman (PKDP) yang tergabung dalam Ikatan Arisan Ibu Ibu (IAI) PKDP dalam berbagi sungguh luar biasa. Ditengah masa Pandemi Corona, ibu-ibu ini tetap aktif menghimpun zakat, infak dan sadakah dari dunsanak PKDP yang mempunyai kelebihan rezeki. Hasilnya sekitar Rp 31 juta dana terkumpul dan didistribusikan dalam bentuk pembagian 190 paket sembako.
Untuk menghindari kerumuman masa, pembagian simbolis di kediaman Hj Kamnovita Jalan Kayangan Duri, Sabtu (16/05/2020) hanya melibatkan sejumlah pengurus IAI, PKDP, Ninik Mamak dan beberapa Ketua Ikatan Keluarga (IKA) yang berada di bawah naungan PKDP. Tak ada dhuafa penerima bantuan seperti tahun sebelumnya. Paket sembako itu nantinya diantar ke rumah masing-masing oleh Ika-Ika yang menaunginya.
Pembagian paket sembako ini membuat bangga sejumlah pihak yang hadir di kegiatan itu. Wakil Ketua DPRR Bengkalis Syaiful Ardi yang merupakan bagian dari keluarga PKDP dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas perjuangan aktif ibu ibu IAI yang sudah bertungkus lumus mengumpulkan zakat, infak dan sadakah untuk bisa mengujudkan kegiatan mulia berbagi ditengah masa Pandemi Corona ini.

“Terimakasih buat ibu-ibu yang sudah berjuang mengujudkan semangat berbagi ini. Mudah-mudahan makin banyak dunsanak kita yang mempercayakan zakat, infak dan sadakahnya kepada ubu-ibu IAI untuk dibagikan. Ini merupakan bentuk subsidi silang. Yang rezekinya berlebih memberi kepada yang membutuhkan dan kita sangat apresiasi hal seperti ini,” ulasnya.
Rasa bangga juga disampaikan Ketua DPD PKDP Agustiar Tanjung dan Ninik Mamak H Rosman yang memberi dukungan untuk kegiatan berbagi tebar sembako ibu-ibu IAI ini.
“Ini kebanggaan bagi PKDP. Menyalurkan zakat, infak dan sadakah kepada masyarakat yang berhak menerimanya,” ujar ninik mamak PKDP.
Disisi lain Ketua IAI Mandau,
Hj Eniguswati Suar BA menjelaskan paket sembako ini merupakan penyaluran zakat, infak dan sadakah dari dunsanak PKDP yang mempunyai kelebihan rezeki. Termasuk dari Ikatan Keluarga Piaman Caltek (IKPC) yang sudah tak aktif tapi masih bisa berkontribusi di kegiatan amal ini.

“Kita doakan mudah-mudahan dunsanak kita rezekinya makin bertambah hingga pembagian sembakonya bisa meningkat dari tahun ke tahun,” ungkap One panggilan akrabnya.
Senada ketua panitia Hj Kamnovita SE menyampaikan paket sembako ini merupakan amanah dari donatur yang sudah mempercayakan zakat, infak dan sadakahnya melalui IAI.
“Ini merupakan tebar sembako kedua yang kita lakukan. Tahun lalu juga kita laksanakan dengan pembagian langsung ke dhuafa penerima. Tahun ini diantar ke rumah karena suasana Covid ini,” jelasnya.
Disampaikan Hj Kam panggilan akrabnya, 190 paket sembako ini diberikan melalui 8 ikatan keluarga yang berada di bawah naungan PKDP. Ada Ikatan Keluarga Lubuk Alung (IKLA), Ikatan Keluarga Tanjung Mutiara dan Sekitarnya (IKTMS), Ikatan Keluarga Pariaman (IKKP), Keluarga Kecamatan 2 x11 Lingkungan (Kakadasel) Lima Kota Kampung Dalam (Limko) Ikatan Keluarga Sungai Limau, Sungai Garinggiang (IKASS), Keluarga Tujuh Koto Saiyo (KTKS) dan Kakanas.
“Sesuai amanah donatur kita cari sembako dengan harga terendah tapi kualitas terbaik. Seperti beras nak Daro yang langsung kita order dari kampung dengan harga terendah,” ujar Hj Kam seraya menjelaskan paket itu berisi beras nak Daro 10 kg, gula 1 kg dan minyak kemasaran 2 liter. (susi)






























