DURI (Riaulantang)- Lagi dana Pemkab Bengkalis yang digulirkan melalui Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED SP) menjadi sasaran rampok. Setelah kasus perampokkan yang menimpa UEK SP desa Sebangar  Kecamatan Mandau, lalu UEK SP desa Tasik Serai yang ketuanya tewas ditembak. Kini dana UEK SP desa Serai Wangi Kecamatan Talang Muandau yang menjadi sasaran. 

Ironisnya uang ratusan juta itu malah raib dari kolong rumah orang tua ketua UEK SP Serai Wangj

Kapolsek Pinggir, Kompol Ernis Sitinjak Sik ketika dikonfirmasi Senin (20/11/17) membenarkan kejadian itu.

“Laporan polisinya sudah kita terima,” jelas Kompol Ernis.

Dijelaskannya, kasus ini berawal ketua Ketua UEK SP Ervan Novriandi, Jum’at  siang (17/11/17)   sekira pukul 14.30 wib, bersama Kasir Riati melakukan penarikan uang/dana UED SP sebesar Rp. 934.000.000  di Bank Riau Kepri Pinggir.

Setelah uang ditarik,  uang  dimasukkan kedalam koper merk Polo warna hitam dan dibawa dengan menggunakan mobil kepala desa Serai wangi menuju kantor UED SP Serai wangi di Jl. Sultan Syarif Kasim Desa Serai Wangi.  Sesampai dikantor UED SP Serai Wangi  uang disimpan dikantor menunggu pengelola semua kumpul dikantor.

Setelah kumpul,  barulah koper dibuka dan uang dibagi dan dimasukkan kedalam amplop sesuai dengan permintaan pinjaman oleh pemamfaat.

Setelah selesai,  amplop yang sudah berisi uang dimasukkan kembali kedalam koper dan koper digembok.

Selanjutnya sekira pukul 20.00 wib koper yang berisi uang tersebut dibawa ketua Uek  warung orang tuanya  dan diletakkan/disembunyikan dibawah kolong tempat tidur.

Setelah meletakkan koper tersebut pelapor pulang kerumah dan tidur.  Sekira pukul 04.00 wib, dia diberitahukan oleh tetangga  bahwa koper yang berisikan uang UED SP tersebut sudah hilang.

“Akibat  kejadian tersebut  UED SP Desa Serai Wangi mengalami kerugian sebesar  Rp. 934.000.000. Kita sudah mendatangi TKP dan mencatat keterangan saksi. Kasusnya masih dalam lidik,” jelas Kompol Ernis. (susi)