DURI (Riaulantang)- Hasil pemeriksaan sample swab 2 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 yang meninggal dunia di RSUD Mandau pertengahan April 2020 lalu sudah keluar. Hasil swap JD laki-laki, (36 tahun) negatif Covid-19, sementara NI perempuan (59 tahun) positif Covid-19. Hingga Sabtu siang (02/05/2020) tadi tim penanganan Covid-19 Kecamatan Mandau langsung mendatangi kediaman almarhumah untuk melakukan pemeriksaan dan pengambilan sampel ke keluarga yang kontak langsung dengan almh.
Terkait bertambahnya kasus positif Covid-19 di Kecamatan Mandau, Camat Riki Rihardi menghimbau agar masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan dan tak pandang enteng wabah Virus Corona ini.
“Tak bosan-bosannya kita himbau agar warga meningkatkan kewaspadaaan dan tak pandang enteng virus ini. Kalau sudah bertambah seperti ini, apa masih abai dengan himbauan pemerintah,” tegasnya.
Disampaikannya Riki, berbagai upaya sudah dilakukan pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini. Himbauan jaga pola hidup bersih, jaga jarak hingga jauhi kerumunan sudah dilakukan. Namun agaknya warga Duri dan sekitarnya masih abai dengan himbauan ini.
“Kita heran dengan sikap acuh warga ini. Lihat saja pasar Duri begitu ramainya dari pagi hingga siang ini. Belum lagi sore ini yang katanya mau jalan sore. Apa perlu kita berlakukan tindakan tegas dengan sikap acuh ini,” sesal Riki.
Disampaikannya jika warga masih acuh dengan Pandemi Corona ini, maka warga sendiri yang rugi. Sebab keluarga di rumah akan terdampak jika sempat terpapar virus ini.
“Jangan pikirkan diri sendiri. Pikirkan keluarga di rumah yang terdampak jika masih suka nongkrong tak jelas. Ingat jika terpapar diluar, keluarga juga terimbas. Makanya sadar bahaya virus ini. Kalau kita yang tak disiplin dengan diri siapa lagi. Mulailah disiplin diri sendiri. Ikuti aturan pemerintah. Jangan aktifitas di luar jika tak perlu,” pungkas Riki. (bambang)






























