DURI (Riaulantang) – Bupati Bengkalis melalui Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Toharuddin berharap para santri Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Ar-Raudhah Duri yang telah khatam dan wisuda tahfidz Al-Qur’an agar tetap menjaga hafalannya.
“Karena khatam dan wisuda yang dilaksanakan ini, bukanlah akhir dari sebuah proses pembelajaran. Akan tetapi sebagai langkah awal untuk mentransferkan nilai-nilai luhur Al-Qur’an kepada sahabat, teman bahkan saudara terdekat yang belum mengenal Al-Qur’an dengan baik”, jelas Toharuddin saat menghadiri sekaligus memberi pengarahan pada acara katam Al-Qur’an ke-XXI dan wisuda tahfidz Al-Wur’an ke-III MDTA Ar-Raudhah Kelurahan Air Jamban Duri, Minggu (20/3/2022).
Lebih lanjut Toharuddin mengatakan mempelajari dan menghafal Al-Qur’an merupakan salah satu bagian terpenting bagi kehidupan kita sebagai umat muslim. Selain untuk menjaga kemurnian kalamullah juga sebagai pedoman hidup.
Tidak hanya itu lanjutnya, untuk menjadi penghafal Al-Qur’an tidak terjadi secara instan dan cepat. Butuh pengenalan, pembiasaan dan keteladanan serta menumbuhkan kecintaan pada al-quran itu sendiri sehingga benar-benar menjadi generasi Qur’ani.
Maka dari itu, peran guru dan orang tualah yang sangat dominan untuk mendampingi dan mengawasi anak-nak menjadi hafidz dan hafidzah yang benar-benar memahami isi kandungan Al-Qur’an dengan baik.
“Mudah-mudahan dari MDTA Ar-Raudhah Duri ini, dapat ikut serta dan ambil bagian dalam menyumbangkan anak didiknya untuk memperoleh beasiswa khusus tahfidz Qur’an yang akan kita berikan bantuan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan di luar maupun dalam negeri”, kata Toharuddin.(rls)






























