BATUHAMPAR (Riaulantang) – Upaya meningkatan rasa aman dan nyaman masyarakat Kecamatan Batu Hampar Kabupaten Rohil selama bulan Ramadhan 1438 H dan jelang Idul Fitri 1438 H, jajaran Polsek Batuhampar gelar “Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD)”.

Seperti yang terpantau,  Senin (05/06/2017) sekira pukul.10.00 Wib, tim gabungan Polsek Batuhampar tampak merazia para pedagang petasan dan sembako yang ada di pasar Senin Bantayan.

Kapolres Bengkalis AKBP Abas Basuni Sik melalui Kapolsek Pinggir Kompol J.Banjarnahor SH ketika di konfirmasi menyampaikan  kegiatan K2YD merupakan salah satu program Polri untuk menciptakan kondisi Kamtibamas yang aman, nyaman serta kondusif di tengah-tengah masyarakat.

“Sasaran program K2YD ini adalah untuk menekan angka tindakan kejahatan atau kriminalitas. Seperti pencurian dengan kekerasan, kejahatan umum, pelaku miras dan sebagainya. Dan kegiatan K2YD ini akan terus kita laksanakan hinggah akhir Ramadhan 1438 H mendatang. Dan kita berharap pelaksanaan K2YD di wilayah Kecamatan Batu hampar dapat terlaksana dengan baik dan sesuai dengan gunanya, “ujar Kapolsek Batu Hampar Ipda Sarasi Sijabat

Dikatakanya Adapaun pelaksanaan giat K2YD antara lain,  K2YD C3 K2YD miras dan judi, mercon dengan sasaran Penjual Mercon / Petasan / Bunga api dan  makanan dan minuman kadaluarsa.

Adapun giat K2YD Pemeriksaan

hasil giat lanjut Kapolsek, ditemukan mercon jenis korek api yang tidak sesuai standar yang di jual secara bebas dan mercon tersebut sudah dilakukan penyitaan oleh Polsek Batu Hampar.

Ditemukan 10 ikat / bungkus mercon jenis Korek Api yang tidak sesuai standard yang di jual oleh pedagang asal Duri  Dedi (33) Warga Jalan  Hangtuah Duri.

Dari hasil pemeriksaan terhadap pedagang tersebut, telah di lakukan penyitaan Barang Bukti berupa 10 (sepuluh) Ikat / Bungkus mercon jenis Korek Api merk :naruto, angry birds. rambo.

“Saat ini Barang Bukti telah di amankan di Mapolsek Batu Hampar”urai Jabat

Kapoksek juga menghimbau seluruh pedagang mercon / bunga api agar tidak menjual mercon yang berbahaya dan tidak sesuai standar serta melengkapi administrasi berupa copy surat ijin Pendistribusian / penjualan dari agen / pemasok untuk masing masing di pegang oleh pedagang.

“Selama giat pemeriksaan mercon berlangsung situasi terdapat dlm keadaan aman,”pungkas Kapolsek (Jon)