DURI (Riaulantang)- Paidin (28) yang tengah tidur nyenyak bersama istri dan anaknya, Sabtu dinihari (09/12/17) sekira pukul 00.30 WIB dikejutkan dengan suara-suara mencurigakan dari dapur rumahnya. Paidin menyangka ada maling yang masuk ke rumah hingga berteriak minta tolong. Tak tahunya dua ekor gajah liar yang merusak dapur dan mencuri beras dan minyak.

“Sayq kira maling yang masuk. Saya sempat ambil kayu dan berteriak minta tolong. Warga mulai datang. Nyatanya gajah yang masuk. Beras dan minyak habis diambil,” jelas Paidin, warga dusun Belading RT 04 RW 04 desa Petani.

Dijelaskan Paidin,dalam sebulan belakangan, dua ekor gajah memang terpantau mendekati kawasan pemukiman warga di sekitar itu.

Warga sudah berjaga jaga dalam sebulan terakhir. Tak tahunya gajah merengsek ke rumah yang dihuninya

“Yang rusak bagian dapur. Bangunannya tumbang,” jelas Paidin yang mengaku baru kali ini melihat gajah setinggi 3 meter itu.

Dikatakannya, setelah warga datang beramai ramai, dua ekor gajah itu pun menjauh dengan menyebrang jalan

 Karena tak ada pilihan, Paidin tetap bertahan tidur dirumah hingga pagi menjelang.

“Anak saya yang trauma. Dia menangis terus sewaktu rumah di rusak,” ujarnya sembari mengatakan selain mengambil beras dan minyak kawanan gajah juga merusak tanaman sawit dan pisang di seberang rumahnya.

Hingga pagi, Paidin mengecek kondisi dapur. Dibantu istrinya Paidin memperbaiki sendiri dapurnya yang rusak.

“Kami perbaiki seadanya. Mudah-mudahan kades bisa bantu,” harapnya. (susi)