Teluk Kuantan (RiauLantang) – Kabupatrn Kuantan Singingi mulai menerapkan pembelajaran tatap muka semester genap tahun pelajaran 2020/2021 , Senin (18/01/2021
Camat Inuman, Arifin,SE didampingi Korwil Pendidikan Kecamatan Inuman Jhon Kenedi,S.Ag , UPTD Kesehatan Kecamatan turun langsung meninjau proses belajar tatap muka di SMP 1 Inuman dan SMP 2 Inuman
Kata Camat , kehadirannya ingin memastikan seperti apa kegiatan ini berjalan sesuai dengan rencana dimana sekolah harus benar-benar dapat menjalankan sesuai keputusan bersama Mendikbud, Menag, Menkes dan Mendagri tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran Tahun Ajaran 2020/2021 di masa pandemi Covid-19.
Pantauan di lokasi, saat tiba di SMP 1 Inuman Camat Inuman dan rombongan disambut kepala sekolah dan guru. Begitu tiba di sekolah ini Arifin langsung mengecek sejumlah wastafel portabel sebagai salah satu fasilitas yang wajib disediakan pihak sekolah. Usai mencuci tangan dengan sabun yang telah tersedia di tempat tersebut, ia berkembang menuju ke ruang kelas.
Kepada awak media Arifin mengatakan seluruh sekolah SD dan SMP di Inuman mulai menyelenggarakan pembelajaran tatap muka mulai hari ini.
“Namun dilakukan dengan penerapan prokes yang ketat. Sekolah harus memastikan anak-anak disiplin dan patuh. Saya lihat mereka bisa melakukannya, mulai memasuki pekarangan mereka sudah jaga jarak, cuci tangan, kemudian pakai masker dan faceshield. Di kelas juga mereka diatur jaraknya, ”kata Arifin.
Sementara itu kata camat, ketika kami mnegunjungi ke SMP 2 Inuman, kami tidak menemukan lagi siswanya, hanya kami menemukan kepala sekolah serta majelis gurunya. ketika di tanya oleh camat mana murid nya, kepala sekolah SMP 2 Inuman menjelasakan bahwa SMP 2 Inuman Hanya meperlakukan satu shiif saja.dan SMP 2 inuman ini akan memperlakukan satu pintu masuk.
Kata Arifin, peringatan akan terus dilakukan setiap saat dan dirinya terus mengingatkan pihak sekolah, terutama guru seluruh peserta didik agar menerapkan prokes.
“Bukan hanya di sekolah ini saja, sekolah lain dalam seluruh wilayah Kecamatan Inuman akan kita pantau terus. Jika nanti ada kasus covid, akan terus kita evaluasi dan bisa saja sekolah kita tutup kembali. Jadi kita minta semua pihak harus mematuhi prokes agar bisa berjalan sukses,” tutup Arifin.(Zul)






























