DURI (Riaulantang)-  Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Mitra lGama, Duri mengelar sidang senat terbuka  wisuda XIII  di ruang Conventional Centre Kampus Amikmitragama Jalan Kayangan Duri, Sabtu (25/11/17). Sebanyak 129 mahasiswa menjalani prosesi wisuda, masing-masing 109 mahasiswa jurusan Managemen Informatika (MI) dan 20 mahasiswa jurusan Teknik Komputer (TK).

Empat lulusan terbaik dihadirkan bersama orang tua. Mereka masing-Agung Pujangga IP 3.88 dan Randi Pratama Putra IP 3.88 (jurusan TK) dan Khairina IP 3,87 dan Netra Weliza IP 3,87 dari  jurusan MI. Keempatnya lulus dengan predikat cum Laode.

Kepada para wisudawan wakil Kopertis wilayah X menyampaikan tahniah kepala wisudawan dan berharap wisudawan nantinya bisa membuka peluang usaha sendiri.

“Kedepan tantangan dan peluang kerja akan semakin bersaing. Jangan hanya orientasi untuk jadi pekerja atau karyawan tapi coba buka peluang  kerja. Untuk itu kembangkan kurikulum berbasis entreprenurship sewaktu perkuliahan,” ujarnya.

Senada Bupati Bengkalis melalui Asisten Heri Indra Putra yang menyampaikan tahniah untuk wisudawan dan Amikmitragama juga menyampaikan  persaingan dan tantangan ke depan tidaklah mudah, bahkan cenderung lebih ketat. Oleh karena itu kepada segenap mahasiswa yang aktif saat ini maupun yang telah menyelesaikan studinya, untuk dapat terus membekali diri dengan keahlian yang dibutuhkan oleh bursa kerja.

Ketua Yayasan Hadi Abdul Gani juga menyampaikan setelah meninggalkan dunia akademik bukan akhir segalanya tapi awal memulai kehidupan.

“Setelah lulus mudah-mudahan  menjadi orang yang sukses. Tidak hanya sekedar menngisi lapangan pekerjaan tapi juga berhadil jadi  wiraswasta, intreprenuer yang sukses,” harapnya.

Hadi juga menyampaikan kondisi ekonomi di Duri dan sekitarnya saat ini memang tengah dilanda kemerosotan. Tapi jangan karena kondisi itu menyerah tapi harus bangkit ciptakan peluang kerja.

“Keadaan ekonomi yang sulit seperti saat ini jangan mematahkan semangat. Harus tetap semangat untuk membuka peluang usaha sendiri,” ujar Hadi sembari menyampaikan bahwa saat ini lahan dan kampus sudah atas nama Yayasan Amikmitragama. (susi)