Rokanhulu (Riaulantang) – Ketua Koperasi Petani Sawit Karya Bakti terpilih H.Afrizal membantah tudingan dari beberapa oknum yang menuduh dirinya melakukan penggelapan dana Koperasi Karja Bakti. Menurutnya ini tidak bisa di biarkan karena menyangkut nama baiknya.
“Atas dasar apa mereka menuding adanya penggelapan di Kopsa Karya Bakti ini. Koperasi Karya Bakti ini sudah memenuhi undang-undang koperasi sekalian ada pengurus pengawas. Bahkan setiap tahun dilaksanakan Rapat Akhir Tahunan untuk penyampaiani laporan keuangan kepada seluruh anggota bahkan terus di hadiri oleh Dinas Koperasi Rokan hulu, ” jelas H Afrizal Kamis (14/07/2022)
Dikatakan Pembina Koperasi selalu ikut dalam acara RAT tersebut. Bahkan apa yang menyangkut koperasi selalu dibahas baik permasalahan keuangan atau uang masuk. Masalah program apapun yang tercantum di dalam koperasi juga dibahas.
“Kita sangat menyesalkan adanya tudingan seperti ini. Padahal setiap tahun rutin kita laksanakan RAT dan inilah yang membuktikan Koperasi tersebut sehat atau tidak sehatnya,”jelas Rizal.
Terkait tudingan pemalsuan tanda tangan, juga sangat mengherankan bagi Rizal. Menurutnya itu semuanya tidak benar. Bahkan dia kaget dengan dugaan pemalsuan tanda tangan itu. Sebab tuduhan pemalsuan tanda tangan inisial ASS aktif di Kopsa Karya Bakti tahun 2007. Sementara MOu dengan PT. Torganda tahun 2011 Artinya disaat kepengurusan ini terbentuk dan dilakukan MOu, ASS tidak lagi sebagai pengurus.
“Jika bukan Pengurus kenapa harus kita palsukan, nama dan tanda tangannya. Karena dalam Mou pun juga tidak tercantum nama tersebut,” ungkapnya.
Terakhir Rizal berharap dengan terpilihnya kembali sebagai Ketua Koperasi Karya Bakti bersama-sama membangun Koperasi ini. Dia juga berharap permasalahan yang terjadi selama ini hendaknya bisa diselesaikan dengan baik karena tujuan Koperasi adalah meningkatkan kesejahtraan anggota.
“Kita berharap terbentuknya pengurus yang baru memiliki semangat dan konsentrasi penuh dalam pengelolaan dan pembenahan manajemen Koperasi ini agar lebih maju kedepannya,’ harapnya.(ismail)






























