DURI (Riaulantang) – Terobosan dan inovasi terus di lakukan Ketua Umum Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Besar Arafah Duri, Riki Rihardi. Pasca terpilih sebagai Ketua Umum DKM Masjid Arafah Duri, sebulan lalu, Riki yang juga Camat Mandau ini terus berinovasi memakmurkan masjid.
Setelah Kamis malam (18/08/2021) DKM sukses melaksanakan buka puasa Hari Asyuro bersama Bupati Bengkalis dan santunan anak yatim dan fakir miskin. Hari ini, Jumat (19/08/2021) DKM Masjid Arafah sukses membuat kejutan jamaah.
Tanpa ada pemberitahuan, tiba-tiba Ustad Abdul Somad (UAS) disebut sebagai khatib sholat Jumat. Jamaah tentu saja terkejut dan tak menyangka khutbah Jumat dihadiri langsung oleh UAS. Mereka yang berada di luar sontak ingin masuk. Tapi protokol kesehatan ketat di berlakukan hingga jamaah tak bisa lagi masuk ke dalam masjid.
Dalam khutbahnya, UAS menyampaikan keutamaan hidup dan nikmatnya bersyukur. Setelah itu, UAS pula yang menjadi imam sholat Jumat.
Usai sholat, UAS bergerak menuju rumah dinas Camat Mandau. Di rumah dinas itu, juga sudah menunggu Bupati Bengkalis, Kasmarni bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama. UAS mengaku sengaja diundang untuk khutbah Jumat oleh Ketua Umum DKM Masjid Arrafah yang juga Camat Mandau itu.
“Saya datang ke Duri, tidak ada kunjungan khusus. Hanya khutbah sholat Jumat. Sehabis itu silaturrahmi ke sini (kediaman Camat-red). Saya datang ke tempat ini sudah beberapa kali,” ujar UAS usai mencicipi jamuan makan siang bersama Bupati Kasmarni dan Camat Riki.
UAS yang datang berdua istri menyetir sendiri mobilnya. Dia mengaku langsung memberu jadwal khutbahnya begitu di minta kesediaannya oleh Camat Riki.
“Dari dulu Alhamdulillah dengan keluarga ibu bupati kami memiliki hubungan baik,” ujarnya.
Sementara itu Ketua Umum DKM Riki Rihardi menjelaskan kehadiran UAS khatib sholat Jumat di Masjid Arafah Duri sengaja tak dipublikasikan karena khawatir menimbulkan kerumunan ditengah Pandemi yang tengah berlangsung.
“Memang tak kita umumkan secara luas. Kalau diumumkah bisa menimbulkan kerumunan. Maklum UAS ustad kondang yang dirindukan,” ujarnya.
Riki menyebut kehadiran UAS merupakan salah satu program yang dilakukannya. Mengundang ustad dari luar sebulan sekali untuk menambah wawasan jamaah dan kecintaan akan masjid. Tidak hanya sekedar Khatib Jumat, penceramah juga akan memberikan tausiah di malam Jumat dan kajian subuh.
“Inshaallah kita akan rutin mendatangkan ustad dari luar sekali sebulan. Tidak hanya untuk khutbah Jumat tapi juga wirid Jumat malam dan kajian subuh. Sayang UAS ada kesibukan hingga tak bisa hadir di Wirid malam,” jelas Riki. (bambang)






























