DURI (Riaulantang) – Video perkelahian dua siswi SMP di Duri yang viral mendapat perhatian luas dari masyarakat Duri. Berbagai respon diberikan mulai tokoh masyarakat, praktisi hukum dan pemerhati anak. Kenapa tidak video viral itu mempertontonkan perbuatan yang tidak patut ditambah percakapan yang tidak pantasnya diucapkan seorang pelajar. Seperti di sampaikan Muslim seorang praktisi hukum di Duri. Kepada Riaulantang.com, Sabtu, (31/08/2019), dia mengatakan, kalau perkelahian dua pelajar ini lebih baik diselesaikan secara kekeluargaan. Tentunya, disaksikan pihak-pihak terkait terhadap persoalan anak ini.
“Terkadang kalau kita lihat pendapat netizen di media sosial rada ngeri-ngeri sedap kita. Mereka ini masih anak dibawah umur. Ada cara menyelesaikan persoalan ini,”katanya memberi pandangan.
Menurutnya, kalau tidak ada menggunakan benda tumpul dan yang lain, bisa jadi ini secara spontan. Pihaknya mengatakan kalau ada yang terluka dan lebam sebaiknya segera diperiksa.
“Kalau ada yang tergores, luka atau lebam bawa dulu kerumah sakit untuk diperiksa. Kita juga tidak mengetahui secara pasti permasalahan anak kita ini,”tuturnya.
Dikatakannya, pihak sekolah juga harus berperan aktif terhadap persoalan ini. Perkelahian pelajar seperti ini, lanjut Muslim, harus menjadi perhatian serius bagi pihak terkait.
“Sanksi dari sekolah harus ada biar ada efek jera. Tentunya sanksi yang mendidik dan sianak bisa memahami terhadap apa yang dilakukannya. Mari sama-sama kita jaga masa depan anak bangsa, saling peduli dan menyayangi,”pungkasnya.
Hal lain disampaikan Wahyudin tokoh masyarakat yang juga Ketua RT tempat domisili salah seorang anak berdomisili. Pihaknya menyarankan untuk diselesaikan secara kekeluargaan dan dimediasi pihak sekolah dan pihak terkait lainnya.
“Salah satu anak memang warga kita. Sudah kita sarankan untuk diselesaikan secara kekeluargaan. Saya sarankan juga untuk berobat disalah satu rumah sakit,”ungkapnya.
Disisi lain netizen mengutuk aksi itu “Wajib di proses hukum, tindakan biadab,” ujar Fahlevi Man di laman FB Riaulantang.
Proses hukum segera. Jangan ada lagi penerus bangsa berkelakuan bejat seperti ini ” komen Eva Susanti.
“Tolong para penegak hukum di tindak lanjuti kasus perkelahian tersebut biar jangan terulang kembali,” tulis Dedi Susilo.
Masih banyak komen warga lain yang geram dengan kelakukan oknum pelajar putri ini. (bambang)





























