PEKANBARU (Riau Lantang) – Banyaknya ruas serta badan jalan yang mengalami kerusakan cukup parah merupakan pemandangan yang cukup kontras di Kota Pekanbaru. Sebab ditengah kota kondisi jalan-jalan utama sangat mulus. Tetapi begitu masuk ke jalan penghubung dipemukiman warga kondisi jalan berlobang dan hancur.

Warga kota Pekanbaru kesal dengan kondisi tersebut, apalagi saat hujan lobang-lobang yang menganga di badan jalan tertutup air hujan dan tidak sedikit pengendara sepeda motor yang terjatuh,juga mobil yang terperosok.

Dari data Dinas Pekerjaan Umum danPenataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru hampir 200 titik badan jalan dikota Pekanbaru mengalami kerusakan, mulai rusak parah, sedang dan ringan.

“Pemko Pekanbaru harus memperhatikan kondisi jalan kepemukiman masyarakat. Jangan hanya jalan-jalan utama yang dipoles cantik, tapi jalan-jalan ke arah pemukiman diabaikan. Kalau hujan banyak pengendara motor yang jatuh di jalan berlobang karena tertutupair, dan itu jelas membahayakan keselamatan pengemudi,”ungkap Surya,warga Pekanbaru, Selasa (19/02/2019).

Ia bersama warga kota lainnya mengharapkan jalan-jalan rusak tersebut segera diperbaiki secepatnya supaya tidak memakan korban.

Kerusakan jalan yang cukup parah dapat ditemui di jalan SukaKarya, Swakarya kecamatan Tampan, jalan Dharma Bhakti kecamatan Payung Sekaki, jalan Parit Indah, Bukit Barisan, jalan Pemuda, jalan Garuda,jalan Paus, jalan Lobak, Adi Sucipto, Bundo kandung dan lainnya.

“Pekanbaru ini kota yang sedang tumbuh dan berkembang,harus ada perhatian pemerintah dalam pembenahan infrastruktur khususnya jalan. Kalau tidak orang enggan datang dan berkunjung. Kalau yang ditemui hanya jalan rusak dihampir setiap sudut kota. Jangan hanya jalan-jalan utama yang dipoles, tapi jalan penghubung dalam kota diabaikan,”ujar Syahbani, warga Pekanbaru lainnya.

Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution yang dikonfirmasi soal kerusakan jalan-jalan penghubung dalam kota membenarkannya. Disampaikan, bahwa setidaknya terdapat 200 jalan rusak dengan berbagai kategori yang terdapat di Kota Bertuah, yang umumnya di pemukiman masyarakat.

Pada tahun 2019 ulas Indra, Pemko Pekanbaru melalui APBD memasukan anggaran Rp 12 miliar untuk perbaikan sejumlah jalan penghubung dalam kota. Ada skala prioritas perbaikan yang akan dilakukan tahun ini, diantaranya jalan Suka Karya kecamatan Tampan danjalan Dharma Bhakti kecamatan Payung Sekaki.

“Kita memahami keluhan masyarakt terkait kerusakan jalan penghubung dalam kota tersebut. Pada tahun 2018 lewat APBD Perubahan sudah kita alokasikan dana Rp 1,2 miliar, tapi anggaran tersebut jelas jauh dari cukup dan tahun 2019 kita kembali ajukan di APBD mencapai Rp12 miliar untuk perbaikan jalan Suka Karya Tampan dan jalan Dharma Bhakti Payung Sekaki yang masuk kategori rusak parah,”terang Indra.(afa)