Pekanbaru (Riau Lantang) – Hari pertama berkantor, Wakil Gubernur RiauEdy Afrizal Natar Nasution langsung melakukan inspeksi mendadak(Sidak) ke sejumlah ruangan kerja di lingkungan sekretariat daerah Provinsi Riau, termasuk ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Ahmad Hijazi.

Dalam sidak tersebut, ada beberapa hal yang menjadi sorotan Wagub,seperti persoalan pemakaian listrik dan mesin pendingin (AC) yang dibiarkan hidup meski tidak ada orang, sehingga terkesan mubazir.Selain itu, Wagub juga menyoroti listrik yang sempat diputuskan diDinas Sosial dan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah beberapa waktu lalu.

“Seharusnya benda-benda yang memakai listrik tidak dibiarkan hidup terus menerus, padahal tidak ada orang dalam ruangan, kan mubazir sementara yang bayar negara. Harus dilakukan penghematan supaya persoalan listrik tidak menjadi beban,”imbau Edy.

Mantan Danrem itu prihatin adanya pemutusan listrik di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia juga mengaku saat pertama berkantor di hari ini banyaknya lampu dan mesin pendingin dibiarkan menyala meski tidak ada orang. Hal ini ke depan seharusnya tak boleh terjadi lagi.

“Saya sudah kasih tau kepala OPD bersangkutan untuk berhemat energi diruangan yang tidak dipakai atau tak ada orang. Beban listriknya kan negara yang bayar, jadi jangan sesuka hati memakainya,”tegas Edy.

Pada kesempatan ini, Wagubri juga langsung memanggil Kepala Biro UmumAriyadi dan Kepala Biro Pembangunan Indra agar persoalan tersebut bisa menjadi perhatian.

‘Ini tadi saya melihat ruangan tak ada orang, tapi lampu dan AC tetap menyala. Saya harap ini tak boleh terjadi lagi,kalau tidak harus diberikan teguran dan sangsi,”perintah Wagub kepada kedua Kabag tersebut. (afa)