Turunan Terjal Bahayakan Pengendara, Warga Nusantara Duri  Goro Landaikan Jalan, “Wardi “Pemerintah Tak Bergerak”

DURI (Riaulantang) Warga Jalan Nusantara Gang Pepaya RT 06 RW 13 Kelurahan Air Jamban,  Kecamatan Mandau, Minggu pagi (03/09/17) berinisiatif mengelar gotong royong (goro) melandaikan badan jalan yang terjal. Inisiatif ini dilakukan karena turunan badan jalan itu kerab membahayakan pengendara sementara mengharapkan peran aktif dari pemerintah tak kunjung ada.

” Kondisi penurunan yang terjal dan membahayakan pengendara itu sudah kami laporkan ke pemerintah

 Malah lurah Air Jamban sudah turun meninjau kondisi ini. Tapi sampai hari ini tak ada pergerakan pemerintah.

 Makanya hari ini kami  turun melandaikan jalan ini agar tak ada lagi korban,” jelas Ketua RTRT 06 RW 13 Kelurahan Air Jamban, Hazuwardi yang akrab di panggil Wardi.

Disampaikan Wardi, tak terhitung warganya yang sudah jatuh di penurunan jalan yang terjal dan licin itu. Dia pun sudah tak terhitung pula menyelamatkan warga yang jatuh atau membantu pengendara terutama ibu-ibu yang takut mendaki di tanjakan terjal itu.Terakhir Sabtu (02/09/17) kemaren ibu hamil yang tengah membawa anaknya terjatuh saat mendaki jalan itu.

“Kemaren ada ibu hamil yang bawa anak kecil jatuh pas mau mendaki. Kami usah khawatir takut ada apa-apa dengan ibu itu. Untung kehamilannya tak apa-apa. Pokoknya sudah tak terhitung ibu-ibu yang jatuh atau ragu melewati tanjakan ini. Kalau kebetulan saya ada di depan rumah, saya akan bantu menaikkan keretanya. Kasihan melihat warga terus seperti ini,” jelas Wardi yang tinggal persis di depan tanjakan terjal itu.

Dikatakannya atas inisiatif dan mufakat wargalah akhirnya tanjakan terjal itu diperbaiki secara bersama. Dananya dikumpulkan swadaya. Badan jalan yang cor beton itu dibongkar bersama dan kemudian tanahnya di cangkul agar tanjakannya tak terlalu tinggi.

“Kerjanya cukul berat. Tapi harus dilakukan agar tak ada lagi korban. Material perbaikannya disumbang warga dan jemaah mushala. Ini semau demi keselamatan warga,” ujar Wardi.

Sementara itu sejumlah material perbaikan jalan yang terjal itu sudah terlihat di lapangan. Warga terlihat bersemangat membongkar coran badan jalan yang cukup tebal itu

 (susi)