kondisi TKP pasca tumpahan minyak mentah

DURI (Riaulantang)- Terkait tumpahan minyak mentah Lapangan Pematang, Jalan Rangau Km 15 Duri, PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) melalui Manager Komunikasi PT Chevron Pacific Indonesia Danya Dewanti memberikan klarifikasinya. Kepada Riaulantang.com, Sabtu siang (26/05/18) sekira pukul 13.24 WIB, Danya menegaskan bahwa tumpahan minyak di Lapangan Pematang KM 15 di Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis Jumat 25 Mei 2018 sekitar pukul 21.45 WIB karena perbuatan oknum tak bertanggung jawab.

Baca Juga:  Pipa Minyak Chevron di Duri Kembali Pecah, Minyak Mentah Menyembur Genangi Sawit Warga dan Jalan 

“Tumpahan ini diduga berasal dari keran minyak (valve) yang dibuka oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dan bukan akibat ledakan. Tidak ada korban dan rumah penduduk yang terkena tumpahan minyak akibat kejadian tersebut,” jelasnya

Dikatakan Danya, PT CPI bekerja sama dengan aparat setempat melakukan penyelidikan kejadian ini. PT CPI juga telah mengambil tindakan-tindakan yang diperlukan untuk mengisolasi kebocoran dan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait guna melindungi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Baca Juga:  Pasca Kebocoran Pipa Minyak Chevron di Rangau Duri, Lokasi  Terbuka Tanpa Penjagaan, Ceceran Minyak Masih Tersisa

“Pada pukul 24:00 WIB, tumpahan minyak telah berhasil dihentikan. Pada pukul 3:00 WIB, tumpahan minyak telah berhasil dibersihkan dengan cara divakum,” ujarnya lagi.

Kendati demikian, pihaknya menghimbau agar semua pihak untuk turut menjaga fasilitas operasi migas yang merupakan aset negara. “Dukungan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan operasi migas yang aman, andal dan ramah lingkungan,”himbaunya. (susi)