BENGKALIS (Riaulantang) – Hingga pukul 17.00 WIB, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan penggeledahan di Rumah Dinas Bupati Bengkalis Wisma Sri Mahkota, pada Jumat (1/6/2018).Bupati Bengkalis, Amril Mukminin masih tetap menjalankan aktifitas seperti biasa dengan menghadiri acara pembagian bonus dan penghargaan terhadap atlet dan pelatih yang berprestasi di tingkat nasional dan provinsi, saat penggeledahan KPK berlangsung di kediaman dinas Bupati.

“Hingga saat ini kita belum mengetahui apa agenda KPK datang melakukan penggeledahan dirumah dinas, dan belum ada pernyataan resmi dari KPK,” kata Pelaksana Tugas Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik, Johansyah Syafri di Bengkalis, Jumat. Menurut dia, KPK dalam melaksanakan tugas ini sesuai dengan aturan, dan kehadiran mereka tidak mempengaruhi, nyatanya Bupati tetap melaksanakan seperti biasanya.”Kehadiran KPK ini, tidak berpengaruh, artinya semua tetap bekerja sesuai porsi,” katanya lagi.

Baca Juga:  Geledah Rumdin Bupati Bengkalis, KPK Temukan Rp1,9 Milliar

Dalam kesempatan itu, Johan juga meminta terhadap pemberitaan yang ada untuk tidak mempelintir pemberitaan tersebut, karena menurutnya KPK akan memberikan keterangan pers terhadap apa yang mereka lakukan saat ini. “Terkait dengan masalah apa, jangan dihubung-hubungkan, karena akan timbul praduga praduga sebelum ada pernyataan resmi dari KPK,” katanya. Dari pantauan, semua ruangan dan kamar yang ada di Wisma Sri Mahkota Bupati Bengkalis tersebut digeledah KPK, bahkan beberapa mobil juga turut digeledah. Selain itu terlihat Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bengkalis, Aulia dari siang hingga sore hari ini masih berada di rumah dinas tersebut, diduga terkait pemeriksaan oleh KPK. Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak KPK sendiri, akan tetapi pemeriksaan diduga terkait multiyears.