DURI (Riaulantang)- Terkait tiga ekor kawanan gajah liar yang terpantau memporak porandakan lahan perkebunan sawit dan keret milik warga di di Jalan Aman, Kopelapid Ujung, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kamis malam (28/06/18) sekira pukul 22.00 WIB, team BKSDA segera respon. Melalui Kepala Bidang KSDA wilayah II, Heru Sutmantoro, BKSDA menyatakan bahwa team BkSDA tengah melakukan upaya pengiringan tiga kawanan itu ke hutan Talang yang menjadi tempat berlindungnya.
“Rekan rekan PLG Sebanga dan resot Duri, sudah melakukan pemantauan untuk lokasi kejadian. Di Suakamargasatwa Balai Raja saat ini memang terdapat kelompok gajah berjumlah 3 ekor. Tiap tahun rutin menjelajah di wilayah suaka margasatwa dan sekitarnya. Termasuk di jalan Aman karena di dekat nya terdapat hutan alami Talang yang menjadi tempat berlindung,” jelas Heru.
Disampaikannya pula, sesekali kelompok gajah ini keluar untuk mencari makan dan tak luput juga masuk lahan masyarakat.
“Untuk itu upaya yang sedang dilakukan rekan rekan PLG Sebanga adalah melakukan pemetaan pergerakan gajah untuk proses penggiringan ke arah hutan Talang. Diharapkan masyarakat tidak melakukan penanganan sendiri tanpa pendampingan dari pihak BBKSDA Riau. Karena dikuatirkan terjadi hal hal yang tidak diinginkan,” himbau Heru

.

(susi)