(Riaulantang)- Ada yang beda dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Murenbang) Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau yang digelar Selasa (16/01/18). Selain mencuatkan usulan pembangunan sarana dan prasarana, musrenbang ini juga mencuatkan masalah sosial yang terjadi ditengah masyarakat.

Adalah Ketua RT 4 RW 1 Yendrizal dan Ketua RW 1 Giono yang mencuatkan derita nenek Murni yang hidup serba kekurangan, namun punya keinginan kuat untuk sembuh dari kebutaan yang diderita.

Menindak lanjuti informasi Ketua RT dan RW ini, anggota DPRD Bengkalis dari Fraksi PKS, dr Fidel Fuadi Datuk Majo Basa dan H Abi Bahrun yang hadir di musrenbang langsung respon. Usai musrenbang, keduanya sepakat mengunjungi kediaman nenek Murni yang menumpang hidup dengan anaknya di  rumah penjaga sekolah SMPN 15 Mandau di Jalan Abdul Rahman, TPU Jambon. 

Mengikut sertakan Kepala UPT Rumah Singgah, Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial Mandau, Tengku Farida, kunjungan mendadak ini membuat nenek Murni meneteskan air mata. Dia tak menduga keinginannya untuk berobat bisa terujud. 

“Alhamdulillah, nenek bisa di bawa berobat. Nenek hanya ingin bisa melihat lagi,” ujar Nenek Murni yang berusia 68 Tahun ini.

Dijelaskannya, kebutaan yang dialaminya sudah berlangsung 1,6 tahun lalu. Awalnya penglihatannya hanya kabur, namun lama kelamaan karena tak diobati penglihatannya hilang sama sekali.

Merespon keluhan Nenek Murni, dr Fidel yang juga owner RS Permata Hati langsung melakukan pemeriksaan awal. Mengunakan senter dari HPnya Fidel menyenter kedua belah mata Nenek Murni. Satu mata tak bisa merespon cahaya sama sekali, satu lagi masih bisa merespon.

“Insyaalah kita dari PKS akan membantu pengobatan Nenek.Satu matanya masih respon dan insyaalah akan diupayakan untuk operasi,” jelas Fidel yang didampingi Abi Bahrun.

Tidak hanya membantu operasi, Fidel dan Abi juga menyampaikan bantuan dari PKS untuk biaya hidup si nenek dan anaknya.

“Kita ucapkan terimakasih kepada warga yang sudah menyampaikan informasi- informasi sosial seperti ini. Kepedulian sosial ini perlu agar kita sama-sama bisa membantu warga yang tengah kesulitan,” ujar Fidel seraya menjelaskan besok si nenek akan dijemput dengan mobil ambulance PKS untuk di bawa berobat pertama ke RS Permata Hati Duri. (susi)