Camat Mandau Riki Rihardi dan petugas Kamis Bersih saat goro di Talang Mandi

DURI (Riaulantang)- Tumpukan sampah di Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau tepatnya dilahan konsesi CPI seberang Masjid Istiqamah, Sebanga Duri merisaukan banyak pihak. Pasalnya tumpukkan sampah yang tak diangkut dalam beberapa hari ini sudah mengeluarkan aroma tak sedap. Warga pun berkeluh kesah dan minta perhatian pihak kelurahan dan kecamatan untuk mengatasi tumpukan sampah yang sudah mengunung dan meluber keluar dari bak sampah sementara itu.

Merespon kerisauan warga, Camat Mandau Riki Rihardi, Kamis pagi (27/02/18) sekira pukul 08.00 WIB menurunkan seratusan lebih petugas kebersihah dadakannya.

Melalui program Kamis Bersihnya, Camat memboyong pasukan honorer dan ASN Kecamatan serta sejumlah Kepala UPT dan jajarannya untuk gotong rotong membersihkan tumpukkan sampah di Kelurahan Talang Mandi. Camat juga mengaku risau dengan tumpukkan sampah yang berada di pinggir Jalan Lintas Duri itu.

“Daerah ini lintasan orang untuk masuk ke kota Duri. Kalau melihat tumpukkan sampah seperti ini tentu kita malu. Makanya perlu perhatian serius semua pihak untuk mengatasi masalah ini,” ujar Riki menyampaikan kerisauannya.

Tak menunggu lama, ratusan petugas dadakan boyongan Camat Mandau ini pun beraksi. Bau tak sedap dari sampah yang tak diangkut beberapa hari ini tak jadi halangan mereka untuk bekerja. Mereka pun mengangkat sampah yang sudah meluber ke kiri kanan bak untuk kemudian memasukannya ke truk pengangkut sampah yang sudah di siapkan.

“Ini problem kita semua. Malu kita melihat kondisi jalan lintas ini kotor. Makanya perlu perhatian serius instansi/dinas terkait untuk menambah tong sampah, armada dan personil. Volume sampah di Duri ini luar biasa. Harus jadi perhatian serius. Harus singkron antara armada dan personil,” jelas Riki disela kegiatan itu.

Namun upaya pembersihan itu ternyata tak bisa di lakukan secara manual. Bak sampah yang sudah penuh terisi tak bisa diangkut lagi oleh armada sampah. Tak menunggu lama, Camat pun segera menghubungi dinas PUPR. Selang beberapa saat 1 unit escavator pun di turunkan. Tumpukan sampah yang tak terangkut manual itu pun diselesaikan.escavator.

Hanya bekerja sekitar tiga jam seluruh area yang sebelumnya dipenuhi sampah bersih itu pun bersih. 1 unit bak sampah yantg sudah keropos pun bisa diangkut dengan bantuan escavator untuk dipindahkan ke lokasi lain. Daerah itu pun kemudian dibersihkan dan dipasangi garis pembatas agar warga tak lagi membuang sampah di daerah itu.

“Kalau semua pihak serius menangani persoalan sampah ini kita yakin bisa. Namun tentunya butuh dukungan masyarakat juga agar tak membuang sampah sembarangan. Buang sampah di bak yang sudah disiapkan,” himbau Riki.

Hingga pukul 11.00 WIb tumpukan sampah di seberang Masjid Istiqamah itu pun bersih total. Warga dan pengurus masjid mengucapkan terimakasih kepada tim kecamatan yang sudah turun tangan menyelesaikan persoalan sampah yang aromanya menyeruak ke pemukiman dan masjid itu.

“Kita apresiasi apa yang dilakukan Camat Mandau dan rombongannya hari ini. Kalau lah beliau tak turun hari ini belum tentu kawasan ini bersih dari tumpukan sampah,” ujar Mukhriwan Ketua RW 02 setempat.

Dikatakannya kawasan yang sudah dibersihkan itu akan dijaga. Sebagai gantinya warga bisa membuang sampah di bak sampah yang sudah disiapkan di area yang hanya berjarak sekitar 300 meter dari lokasi itu.

Terlihat ikut dalam kegiatan Kamis bersih itu Plt Lurah Talang Mandi, Zama Riko D dan jajarah, sejumlah Lurah, sejumlah Kepala UPT, Ketua Timrak PKK Mandau Dewi Asdinar dan jajaran serta ratusan petugas yang kemudian di undang untuk mencicipi hidangan di kantor kelurahan Talang Mandi. (susi)