DURI (Riaulantang)- Reses di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis,  Senin (06/11/17), H Jon Erizal SR, MBA anggota Fraksi PAN DPR RI Dapil Riau  Komisi XI berbaur bersama ratusan warga Muhammadiyah Duri. Kehadiran Jon Erizal  di SDS Muhammadiyah yang berada di pusat kota Duri kali ini  tak tanggung-tanggung membawa jajaran petinggi bank Mandiri, OJK dan pengadaian. Hajatannya silaturrahmi sekaligus menyerahkan bantuan 1 unit ambulance Corporate Social Responsibility (CSR) bank Mandiri kepada warga Muhammadiyah Mandau.

“Kita mengucapkan terima kasih atas program CSR bank Mandiri ini. Mudah-mudahan apa yang dilakukan bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

 Jon Erizal juga menyampaikan pihaknya mendorong agar program CSR ini bisa terlaksana sesuai dengan yang diharapkan. Tidak hanya untuk sekedar di pusat ibukota Jakarta tapi juga bisa sampai ke daerah, seperti Mandau.

“Perputaran uang perbankan di sini juga tinggi. Makanya kita harap bantuan CSR juga ada disini. Alhamdulillah bisa hadir disini para petinggi bank Mandiri dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) yang di Jakarta sana orang antri ketemu mereka. Bukan basa-basi mereka diperlukan oleh pengusaha raksasa. Tapi mereka bisa hadir di Duri karena komunikasi yang baik. Dan Muhammadiyah salah salah satu komunikasinya baik dengan saya, makanya usulannya saya bawa dan hari ini mendapat ambulance. Mudah-mudahan bisa digratiskan,” ujar Jon Erizal.

Jon Erizal juga menyampaikan usulan dan saran untuk pelayanan bank mandiri. Menurutnya sudah saatnya kantor bank dibuat ramah untuk masyarakat, seperti adanya pendopo untuk melayani warga dan tidak gedung megah seperti saat ini.

“Insyaalah kita mendukung hal seperti ini. Tinggalkan seminar dan rapat yang tak perlu. Sayang harus menghamburkan uang untuk itu. Mari turun langsung ke masyarakat,” ujarnya.

Jon Erizal juga menyoroti masalah infestasi bodong yang belakang marak di tengah masyarakat. Menurutnya masyarakat perlu waspada infestasi yang menjanjikan keuntungan 10-15 persen ini hingga tak jadi korban. Untuk itu OJK juga  diminta bisa membuat semacam layanan online yang bisa langsung dihubungi masyarakat.

“Saran dibuat hotline hingga masyarakat bisa mengecek izin dari infestasi yang ditawarkan. Selama ini masyarakat jadi korban karena banyak yang tak tahu,” ujarnya.

Ketidaktauan masyarakat terhadap program perbankan juga menjadi sorotan Jon Erizal. Pihaknya meminta agar perbankan bisa turun langsung ke lapangan memberikan sosialisasi ke masyarakat,  hingga masyarakat mengerti program perbankan dan dapat memanfaatkannya.

Sementara itu pihak bank Mandiri melalui  Direktur Whosale Banking Mandiri, Royke Tumilar mengatakan CSR merupakan spirit memakmurman negeri. Pihak managemen bank Mandiri berharap bantuan bisa bermanfaat dan dioptimalkan untuk kepentingan masyarakat.

Sementara itu, Ketua PCM Muhammadiyah Mandau, Dedi Erwan menyampaikan reses ini juga sempena milad 108 H dan 105 M Muhammadiyah. Pihaknya berharap Muhammadiyah bisa berbuat banyak untuk membangun negeri junjungan ini. 

Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Eksekutif pengawas IKNB OJK Riswinandi Se, kepala OJK Riau Yusri, Direktur Operasional dan Pemasaran Pengadaian, Damar Lastri  Setiawan,  Direktur Utama Pengadaian Sunarso, tokoh masyarakat Riau, H Wan Abubakar, Wakil ketua DPRD Riau, Sunaryo, Ketua DPRD Bengkalis, Abdul Kadir, Bupati Bengkalis diwakili Plt Kadisdik Edi Sakura, sejumlah tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan keluarga besar Muhammadiyah.(susi)