• Latest
  • Trending
  • All

Ratusan Jamaah Ziarah ke Makam Ulama di Pangkalan Batang, Berikut Sejarahnya

September 11, 2016
Bertema PAW Patrol, Implementasi Polisi sahabat Anak di Pos Pelayanan Pokok Jengkol 

Bertema PAW Patrol, Implementasi Polisi sahabat Anak di Pos Pelayanan Pokok Jengkol 

March 13, 2026
Lentera Ramadan di Blok Rokan, Saat Tawa Ribuan Anak Yatim Menjadi Energi bagi Pejuang Migas

Lentera Ramadan di Blok Rokan, Saat Tawa Ribuan Anak Yatim Menjadi Energi bagi Pejuang Migas

March 11, 2026
Kalapas Bengkalis buka puasa bersama wartawan, perkuat silaturahmi dan sinergi dengan media

Kalapas Bengkalis buka puasa bersama wartawan, perkuat silaturahmi dan sinergi dengan media

March 9, 2026
Spora Kemandirian di Tapung Hulu: Ibu-Ibu Seroja Rintis Sentra Jamur Tiram

Spora Kemandirian di Tapung Hulu: Ibu-Ibu Seroja Rintis Sentra Jamur Tiram

March 9, 2026
Jajaran Lapas Kelas IIA Bengkalis Gelar Buka Puasa Bersama Dengan Warga Binaan dan Keluarga, Pertama Kalinya.

Jajaran Lapas Kelas IIA Bengkalis Gelar Buka Puasa Bersama Dengan Warga Binaan dan Keluarga, Pertama Kalinya.

March 3, 2026
Program Pembinaan Berhasil, Lapas Kelas IIA Bengkalis Sukses Panen Raya  Ikan Patin

Program Pembinaan Berhasil, Lapas Kelas IIA Bengkalis Sukses Panen Raya Ikan Patin

February 28, 2026
Kalapas Bengkalis Gelar Buka Bersama Dan Santuni Anak Yatim

Kalapas Bengkalis Gelar Buka Bersama Dan Santuni Anak Yatim

February 28, 2026
Membuka Ruang Dialog, Menyikat Narkoba, Apresiasi JMSI untuk Kapolres Bengkalis

Membuka Ruang Dialog, Menyikat Narkoba, Apresiasi JMSI untuk Kapolres Bengkalis

February 27, 2026
Jauh Dari Cerminan Kebersamaan,  Silahturahmi Buka Puasa Bersama di Polres Bengkalis

Jauh Dari Cerminan Kebersamaan, Silahturahmi Buka Puasa Bersama di Polres Bengkalis

February 22, 2026
Kompetisi Berjenjang, ORADO Domino Tournament 2026, Menuju Panggung Nasional

Kompetisi Berjenjang, ORADO Domino Tournament 2026, Menuju Panggung Nasional

February 16, 2026
Selamatkan Aset, PLT PWI Minta Bupati Bengkalis Ambil Alih Kantor PWI

JMSI Bengkalis Matangkan Agenda Awal Tahun 2026 dan Persiapan HPN di Banten

January 31, 2026
PHR Konfirmasi Discovery Play Stratigrafik Sumur Mustang Hitam-001 di Rokan

PHR Konfirmasi Discovery Play Stratigrafik Sumur Mustang Hitam-001 di Rokan

January 15, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
Saturday, March 14, 2026
-18 °c
Riau Lantang
  • Lantang Duri
  • Lantang Bengkalis
  • Lantang Rohil
  • Lantang Kepri
  • Lantang Riau
  • Advetorial
  • Gallery Photo
No Result
View All Result
Riau Lantang
No Result
View All Result
Home Lantang Rohil

Ratusan Jamaah Ziarah ke Makam Ulama di Pangkalan Batang, Berikut Sejarahnya

September 11, 2016
in Lantang Rohil
Share di Facebook AndaBagikan ke Teman WhatsappBagikan ke Teman LineBagikan ke Teman Telegram

BENGKALIS (Riaulantang)–  Ratusan jamaah, terdiri dari mahasiswa, pelajar, masyarakat tempatan maupun ibu-ibu pengajian dari berbagai desa, serta sejumlah tokoh agama di Kabupaten Bengkalis, menziarahi makam Tuan Guru Haji Ahmad, di Desa Pangkalan Batang, Kecamatan Bengkalis, Jum’at (13/10/2017) sore.

“Ziarah ini kita lakukan sengaja mengajak seluruh masyarakat khususnya kepada generasi muda, agar tidak lupa dengan sejarah. Karena dengan berziarah seperti ini kita harapkan dapat menjadi salah satu wujud syukur kita kepada Allah, yang telah menganugrahkan negeri ini ulama-ulama yang bersusah payah berjuang dan mengabdi memberikan pengetahuan agama kepada nenek moyang kita dulu,” jelas Ketua Yayasan Madani Nusantara Bengkalis, Suyendri.

TerkiniLainnya

Pimpin Upacara Hari Ke 17, Bupati Ingatkan OPD Untuk Memberikan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat

KI Pusat Dukung Pembentukan Komisi Informasi Kabupaten Rokan Hilir, Bupati Rohil: “Kita Akan Jadi Yang Perdana di Sumatera”

Pria yang diketahui sebagai penggagas kegiatan ziarah, bekerja sama dengan Majlis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bengkalis, Kepala Desa Pangkalan Batang, dan relawan lainnya ini, sangat mengharapkan agar para generasi muda dapat mengambil hikmah dan motivasi dari perjuangan para ulama terdahulu dalam menyebarkan dan mengajarkan ilmu Agama Islam.

ADVERTISEMENT

Ziarah yang berlangsung hening meski disertai dengan rintik gerimis itu, diisi dengan membacakan Surah Yassin dan Tahlil yang di pimpin Ustadz Ahmad Fadli Saputra Inayatullah. Sedangkan doa, di pandu oleh Ketua MUI Kabupaten Bengkalis, H Amrizal.

Sementara itu, dalam sebuah tulisan Ketua MUI Kabupaten Bengkalis, mengisahkan bahwa Tuan Guru Haji Ahmad adalah tokoh ulama yang pertama mengajar Islam di Bengkalis sejak awal abad ke-20. Ia lahir di Bangkinang Kabupaten Kampar diperkirakan akhir abad ke-19. Ayahnya bernama Haji Muhammad Ali. Ia memiliki dua orang isteri, yaitu Rohimah dan Khadijah.

Dari isteri pertama ia mempunyai anak sebanyak 15 orang dan dari isteri kedua 4 orang. Ia pertama kali datang ke Bengkalis diperkirakan awal pertama abad ke 20. Pada waktu itu Ia diajak teman-temannya ke Bengkalis dengan maksud mencari buah-buahan untuk selanjutnya di bawa ke negeri Malaysia untuk diperdagangkan. Aktifitas ini ia jalani selama lebih kurang dua tahun menetap di Bengkalis.

Pada tahun 1914 tuan guru pergi ke Kedah Malaysia untuk belajar Islam dengan ulama yang terkemuka di sebuah madrasah di sana. Di sini ia mondok selama lebih kurang tujuh tahun.

Setelah menamatkan studinya, iapun berkeinginan untuk menunaikan ibadah haji ke tanah suci. Menurut cerita Hasan Ahmad, salah seorang putera beliau, ayahnya pergi ke tanah suci dari Malaysia dengan berjalan kaki setelah terlebih dahulu singgah di beberapa negeri sambil mencari tambahan biaya dan persediaan bagi perjalanannya.

Setelah menunaikan ibadah haji, tuan guru Haji Ahmad menetap di Makkah selama tiga tahun sambil belajar Islam dengan ulama-ulama terkemuka di sana.

Sekembalinya dari tanah suci, ia menikah dengan Rohimah binti Haji Sani lalu menetap di negeri Perak Malaysia selama lebih kurang 10 tahun. Selama di Perak, Ia menghabiskan waktunya untuk mengajar Islam kepada penduduk di sana di berbagai tempat. Tahun 1924 tuan guru Haji Ahmad datang kembali ke Bengkalis. Ia diperkirakan menetap selama 10 tahun.

Di Bengkalis Ia menjadi guru agama di sebuah madarasah dekat panti asuhan dan juga mengajar Islam kepada masyarakat di berbagai masjid dan surau yang ada di pulau Bengkalis dan sekitarnya. Meskipun tanpa dibayar, ia tetap melaksanakan pekerjaannya dengan ikhlas dan senang hati.

Setiap awal bulan Ramadan ia kembali ke Perak untuk berkumpul dengan isteri dan anak-anaknya. Lalu setelah hari raya idul fitri, ia kembali ke Bengkalis untuk menjalankan tugasnya. Selama masa-masa mengajar di Bengkalis inilah, ia menikah dengan Khadijah binti Haji Saad.

Tahun 1930, tuan guru Haji Ahmad beserta keluarganya yang berada di Perak pindah semuanya ke Bengkalis. Dan kembali melanjutkan aktifitas pendidikan dan dakwahnya di pulau Bengkalis.

Selama menjalankan aktifitas ini, tantangan terberat yang dihadapi oleh tuan guru Haji Ahmad menurut penuturan puteranya adalah banyaknya berkembang ilmu hitam di daerah ini ketika itu khususnya sihir, racun dan sejundai yang telah banyak menelan korban nyawa karenanya. Bahkan tuan guru sendiri pernah diancam akan “dibuat” atau “disantau” (diracun) oleh penduduk setempat.

Akan tetapi berkat kekuatan iman dan agama yang ada dalam dirinya, iapun selamat dari perbuatan jahat tersebut. Dan berkat kegigihan dakwahnya dalam membina masyarakat pula, ilmu hitam itu berangsur-ansur hilang dari tanah Bengkalis.

Diantara murid-murid Tuan Guru Haji Ahmad yang terkenal adalah Haji Zakaria, Haji Abdullah Nur dan Haji Umar yang kemudian menjadi ulama yang terkemuka pula di Pulau Bengkalis. Ketika itu ketiga muridnya ini belajar Islam dengan Tuan Guru di Masjid Batu berdekatan dengan rumah Sultan Siak kala itu.

Pada waktu tentara Jepang masuk Bengkalis, aktifitas pendidikan Islam di Madrasah menjadi terhenti karena pemerintah Jepang tidak senang dengan adanya kegiatan atau perkumpulan yang mengajarkan agama. Ketika itu, tokoh-tokoh ulama Islam sering mendapatkan teror dan ancaman akan dibunuh.

Situasi yang tidak aman dan kondusif ini menyebabkan madrasah ditutup dan tuan gurupun kembali ke Perak. Setelah pemerintahan Jepang angkat kaki dari bumi Indonesia, tuan guru Haji Ahmad kembali ke Bengkalis dan melakukan aktifitasnya sebagaimana semula sampai ia wafat diperkirakan tahun 1959 pada usia 60 tahun dan dimakamkan di desa Pangkalan Batang.(hms)

Share210SendShareShare
Previous Post

Mr X Tanpa Kepala dan Tangan Tersangkut di Jaring Nelayan Panipahan

Next Post

LPTQ Bengkalis Gelar Rapat Persiapan Pelaksanaan STQ Riau di Meranti

Next Post

LPTQ Bengkalis Gelar Rapat Persiapan Pelaksanaan STQ Riau di Meranti

Discussion about this post

INSTAGRAM

Follow

  • Minyak Jelantah atau Minyak Goreng Bekas Bisa Menghasilkan Duit  Bisa di Export ke Luar Negeri  Mau Tahu  yukkk saksikan
  • Abrasi Pantai  Pos Lintas Batas dan Pembangunan Jembatan Pulau Bengkalis ke Pulau Sumatera
  • COMING SOON
  • Bantu Promo    Di Jual Bibit Pinang Batara  Usia Bibit 10 Bulan  Harga perbatang Rp 12 000   CP   082386381880  Lokasi   Soebrantas  Duri
  • Kejadian siang menjelang sore  di jalan Soebrantas  RT 03 RW 03  Kelurahan Air Jamban  Kecamatan Mandau  Di duga Sempat Duel  karyawan toko bangunan MD di seberang tokonya  Pelaku melarikan diri
  • Coming Soon   Karena Air Hujan Tumbuhan di Belantara Tumbuh dan Asri  Bukan Karena Suara Petir Yang Keras    Menyadur kutipan yang sudah ada
  • Setelah selesai memberi khotbah Jum at di Masjid Arafah  Duri  UAS dijamu makan siang di rumah dinas Camat Mandau  Bupati Kasmarni  Camat Riki  tampak bahagia dalam jamuan makan siang yang sederhana itu  Suasana penuh kekeluargaan  tampak terlihat jelas
  • Adu Argumentasi  Terkait Pemasangan Plang    Plang tetap terpasang di sisi jalan Rangau KM 7   Andris Wasono   Plang Terpasang dimanapun tidak ada masalah  Sanksi tetap berjalan
  • Satu unit motor Suzuki matic  Ludes Terbakar di depan SMAN 2  Simp  Pokok Jengkol  Pemilik meninggalkan kendaraan yang terbakar itu disisi jalan

BERITA TERBARU

Bertema PAW Patrol, Implementasi Polisi sahabat Anak di Pos Pelayanan Pokok Jengkol 

Bertema PAW Patrol, Implementasi Polisi sahabat Anak di Pos Pelayanan Pokok Jengkol 

March 13, 2026
Lentera Ramadan di Blok Rokan, Saat Tawa Ribuan Anak Yatim Menjadi Energi bagi Pejuang Migas

Lentera Ramadan di Blok Rokan, Saat Tawa Ribuan Anak Yatim Menjadi Energi bagi Pejuang Migas

March 11, 2026
Kalapas Bengkalis buka puasa bersama wartawan, perkuat silaturahmi dan sinergi dengan media

Kalapas Bengkalis buka puasa bersama wartawan, perkuat silaturahmi dan sinergi dengan media

March 9, 2026
Spora Kemandirian di Tapung Hulu: Ibu-Ibu Seroja Rintis Sentra Jamur Tiram

Spora Kemandirian di Tapung Hulu: Ibu-Ibu Seroja Rintis Sentra Jamur Tiram

March 9, 2026
Jajaran Lapas Kelas IIA Bengkalis Gelar Buka Puasa Bersama Dengan Warga Binaan dan Keluarga, Pertama Kalinya.

Jajaran Lapas Kelas IIA Bengkalis Gelar Buka Puasa Bersama Dengan Warga Binaan dan Keluarga, Pertama Kalinya.

March 3, 2026
Program Pembinaan Berhasil, Lapas Kelas IIA Bengkalis Sukses Panen Raya  Ikan Patin

Program Pembinaan Berhasil, Lapas Kelas IIA Bengkalis Sukses Panen Raya Ikan Patin

February 28, 2026
Riau Lantang

Copyright © 2020 All rights reserved

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Follow Us

No Result
View All Result
  • Lantang Duri
  • Lantang Bengkalis
  • Lantang Rohil
  • Lantang Kepri
  • Lantang Riau
  • Advetorial
  • Gallery Photo

Copyright © 2020 All rights reserved

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In