PINGGIR (Riaulantang)- Tahun ini, pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bengkalis, Kecamatan Pinggir mendapat alokasi anggaran sebesar lebih kurang Rp103,9 milyar.

Gelontoran anggaran tersebut untuk berbagai sektor, seperti infrastruktur jalan dan sarana prasarana lainnya sebesar Rp45,5 milyar, sektor pendidikan Rp16,1 milyar, sektor kesehatan Rp4,99 milyar dan dana transfer desa keseluruhan mendacapai Rp30,91 milyar.

“Ini adalah bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam mewujudkan pemerataan pembangunan diseluruh kecamatan,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Yuhelmi yang diwakili Kepala Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Jefalinus saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Pinggir, Selasa, 12 Februari 2019 di kantor Camat Pinggir.

Dijelaskan Jefalinus, dalam perumusan dan penetapan program prioritas musrenbang harus mampu menjawab permasalahan serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di Kecamatan Pinggir.

Selain itu, musrenbang sebagai salah satu forum bagi seluruh pemangku kepentingan dalam dalam membahas dan menyepakati langkah-langkah stratagis, salah satunya harus berpedoman kepada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bengkalis 2016-2021.

“Sebagai Gerbang Permata, fokus pembangunan Kecamatan Pinggir adalah pusat pengembangan industri, pertambangan, perdagangan, perburuhan, peternakan, pertanian dan perkebunan,” papar Jefalinus.

Sementara itu, Camat Pinggir, Toharudin, berharap berbagai usulan dari 8 desa dan 2 kelurahan yang diutarakan dalam forum musrenbang ini, dapat diakomodir dan terealisasi di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membidangi usulan tersebut.
Kegiatan yang diikuti

sejumlah pimpinan OPD ini juga dihadiri tiga anggota DPRD Bengkalis, yaitu Adihan, Pipit Lestari dan Susianto.(susi)