PEKANBARU (Riau Lantang) – Pejabat yang selama ini malas dan berkinerja buruk dalam waktu dekat siap-siap untuk diparkir atau tidak mendapatkan jabatan seperti sebelumnya. Gubri Syamsuar dan Wagubri EdyAfrizal Natar Nasution dipastikan tidak akan memakai pejabat yang wanprestasi.

Wakil Gubernur Riau Edy Afrizal Natar Nasution yang dikonfirmasi mengaku kalau dirinya bersama Gubernur Syamsuar sudah mulai melakukan evaluasi terhadap pejabat-pejabat di lingkup Pemprov Riau.Bagi pejabat yang selama ini terbukti malas dan berkinerja buruk siap-siap untuk digeser atau diparkir.

“Pejabat yang akan dipakai tentu haus sesuai kemampuan, kalau orang malas, kinerjanya buruk tak mungkin dipakai dalam menjalankan roda pemerintahan kedepan. Saya dan pak Syamsuar ingin memkai pejabat yang berintegritas, profesionalitas dan punya konsep kerja bagus,” tegasEdy, Kamis (28/02/2019).

Menurut mantan Dannrem Wirabima ini, dalam kepemimpinannya bersama Gubernur Riau Syamsuar memerlukan pejabat yang memiliki kompetensi tinggi dan memahami apa yang diinginkan pimpinan dalam menjalankan visi misi kedepannya. Kemampuan pejabat dalam menjalankan tugas harus sesuai amanah, dimana selama ini menjadi tolak ukur dari penilaian yang akan dilakukan.

Terkait berapa banyak pejabat yang kemungkinan masuk evaluasi kategori malas dan berkinerja buruk tersebut, Wagub hanya menjawab masih terus melakukan evaluasi. Evaluasi ini juga dimaksudkan agar standar kompetensi pejabat dalam melaksanakan tugasnya dapat lebih bertanggungjawab, sesuai tupoksinya.

“Evaluasi itu terus dilakukan terus menerus, setiap hari terus kitalakukan evaluasi. Karena kami baru kenal pejabat Pemprov Riau ini dandalam beberapa kesempatan tentunya kita bisa melihat dan mementau kinerja mereka,” ujar Wagub.

Lebih lanjut, Edy Natar juga menanggapi perihal menjelang pengisian jabatan kosong pejabat eselon II, III dan IV serta kemungkinan adanya penggeseran pejabat dari posisinya saat ini, meminta agar melaksanakan tugasnya lebih baik lagi. Ia menegaskan, semua proses tahapan penunjukan pejabat akan sesuai aturan dan kinerja dari pejabat itu sendiri.

“Jabatan itu sesuai aturan dan kompetensi. Jadi semuanya dijalankan sesuai aturan. Pokoknya bekerja terus, ikuti mekanisme. Tak usah berpikir macam macam,” tegas Edy.(afa)