DURI (Riaulantang)  —  Menjadi pecatur Grand Master, salah satu cita-cita yang ingin digapai Regina Trianita Prasetyo (9), si bungsu dari tiga bersaudara anak dari pasangan Noviawan Budi Prasetyo dan Hudzaifa yang kini duduk di kelas 3 SDS Cendana Duri. Pecatur yang masih sangat belia ini sudah memiliki segudang prestasi yang tak bisa dianggap sebelah mata. Mulai dari kejuaraan catur tingkat lokal, propinsi hingga nasional sudah pernah ia ikuti dan menjadi juara.

Egin  panggilan sehari-hari Regina juga ingin menjadi seorang ahli mesin wanita yang sukses dan menimba ilmu di Cambridge University England. Sebuah harapan besar bagi anak yang masih dalam usia bermain. “ Awal Egin suka main catur karena sering melihat papa dan abang main catur mengisi waktu libur di rumah. Waktu itu Egin masih kelas 1 SD. Sejak saat itu Egin mulai antusias diajari papa hingga akhirnya ikut beberapa kejuaraan,’’ ujar Regina didampingi mamanya Hudzaifa kepada wartawan, Selasa (17/4).

Kendati suka main catur dan sering keluar daerah didampingi orangtua mengikuti kejuaraan catur, Regina juga berprestasi di sekolah. Luar biasanya Regina mendapatkan rangking 1 di kelas 3 dengan raihan semua nilainya A.  Tak hanya itu, Regina pun mendapatkan juara 1 di PDTA BDI Ushuluddin dengan nilai sangat memuaskan. “ Alhamdulillah, sekolah dan hobi main catur bisa diatur sehingga tidak ada yang terabaikan. Semua ini berkat doa dan dukungan papa dan mama yang tak pernah hentinya. Prestasi yang Egin raih juga untuk membuat papa dan mama bangga,’’ katanya.

Ibu Hudzaifa mengatakan, meski masih belia anaknya yang kelahiran 12 Januari 2009 ini sudah bisa membagi kesibukannya antara belajar di sekolah, PDTA, English Club SDS Cendana, EFL program Bahasa Inggris di Kumon dan berlatih catur. Dia sangat bangga melihat tingginya antusias Regina berlatih catur dan meraih banyak prestasi. “ Saat ini Egin rutin berlatih dibawah binaan Ketua MCC H Syofyan. Guru olahraga dan pembina catur di sekolah Bapak Drs DN Daulay (pensiun,red) sangat berjasa sebagai orang yang pertama kali mengikutsertaan Egin di O2SN catur tingkat kabupaten Bengkalis. Ketika itu Egin masih kelas satu SD. Harapan saya sebagai orangtua memberikan ruang dan waktu kepada anak untuk berkembang sesuai minat dan bakatnya. Selama hobi yang dijalaninya positif dan membuatnya kreatif, kemana pun akan saya salurkan,’’ ulas Hudzaifa yang bermukim di Komplek Sibayak Duri Camp.

Beberapa prestasi yang ditorehkan Regina antara lain, juara 2 tingkat SD Putri Kejuaraan Catur Bukittinggi Chess, Sumbar-Riau-Jambi, 14-15 April 2018. Juara 1 tingkat kelas 1-3 SD Putri Kejuaraan Catur MCC-DCCC Serie VII Duri, 24-25 Maret 2018. Juara 4 Kejuaraan Catur tingkat Nasional U-9 di Cipayung Bogor 2018. Juara 1 Kejuaraan Catur Bupati Sijunjung 2017. Sementara untuk awal karirnya Egin mengikuti Kejuaraan Catur tingkat Propinsi Riau 2017 U-7.(susi)