PEKANBARU (Riaulantang) – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Riau tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Riau tahun 2018 dan Akhir Masa Jabatan (AMJ) 2014-2019 merencanakan akan melaporkan hasil kerja mereka melalui Rapat paripurna DPRD Riau yang dijadwalkan Senin (18/03/2019).

Ketua Pansus Karmila Sari yang ditemui menyebutkan bahwa Pansus sudah menyelesaikan pembahasan-pembahasan mengenai LKPj Gubri tersebut. Bahkan pansus juga sudah melakukan konsultasi kesejumlah kementerian di Jakarta terkait apa yang tertuang dalam LKPj tahunan dan LKPj lima tahunan itu.

“Kita sudah memasuki tahap finalisasi pembahasan LKPj Gubri tahun 2018 dan LKPj Akhir Masa Jabatan 2014-2019. Direncanakan Senin depan (18/03/2019) pansus sudah dapat menyampaikan laporan hasil kerja melalui rapat paripurna DPRD yang sudah diagendakan badan musyawarah (banmus),”ungkap Karmila.

Politisi perempuan Partai Golkar ini saat ditanya apa yang menjadi catatan pansus menyebutkan sejumlah hal yang masih harus dibenahi kedepannya, khususnya oleh gubernur dan wakil gubernur Riau yang baru. Masalah Pendapatan Asli Daerah (PAD), pertumbuhan ekonomi yang menurun, masalah asset, pendidikan, kesehatan juga menjadi sorotan mayoritas fraksi.

Disinggung Karmila lagi, pada sektor pertanian terjadi penurunan jumlah lahan yang diubah fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit yang berdampak kepada produksi hasil pertanian Riau yang cenderung menurun. Kemudian sektor infrastruktur, seperti penanganan abrasi, jalan-jalan rusak juga menjadi perhatian pansus.

“Ada sejumlah catatan dari pansus nantinya akan disampaikan. Hal ini harus menjadi koreksi dari pemerintah daerah kedepan, yang disesuaikan dengan visi dan misi gubernur Riau yang baru yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Riau lima tahun kedepan,”tambah Karmila.(afa)