Bupati Amril saat meninjau gedung Pujasera yang dijadikan UPT Disdukcapil

DURI (Riaulantang)– Mulai Senin depan, 28 mei 2018, atau paling lambat awal Juni 2018, masyarakat yang ingin mengurus administrasi kependudukan tak perlu lagi ke ibu kota kabupaten atau ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Tapi cukup di Duri.

Penegasan itu disampaikan Bupati Bengkalis, Amril Mukminin, saat meninjau kesiapan pemindahan kantor UPT Disdukcapil dari komplek Kantor Camat ke kompleks Pujasera, Jum’at, 25 Mei 2018.

“Pelayanan kependudukan cukup di Duri. Di gedung Pujasera di jalan Jenderal Sudirman yang saat ini sudah direnovasi untuk dijadikan kantor UPT Disdukcapil di Mandau,” jelas Bupati Amril

Dikatakannya, karena saat ini tengah dilakukan pemindahan peralatan dari kantor UPT yang lama (disamping kantor Camat Mandau) ke tempat baru, maka dalam beberapa hari ke depan, pelayanan kepada masyarakat akan sedikit terganggu.

“Untuk sementara tidak optimal. Masyarakat tidak bisa langsung mendapatkan administrasi kependudukan yang diurusnya. Namun untuk penyampaian berkas permohonan, tetap dilakukan,” jelasnya.

Kata Bupati Amril, nanti jika semua persyaratan untuk pelayanan sudah terpenuhi semuanya, maka pelayanan administrasi kependudukan yang diajukan masyarakat langsung diterbitkan oleh UPT Disdukcapil Mandau.

“Nantinya hal ini di seluruh Indonesia baru pertama kali dilakukan oleh sebuah UPT Disdukcapil. Sebab itu, Dirjen Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, sudah mengisyaratkan datang dan insya Allah bersedia untuk meresmikannya. Kabarnya juga UPT Disukcapil Mandau ini nantinya akan dijadikan percontohan di Indonesia,” jelasnya.

Bupati Amril berharap dukungan sepenuhnya dari seluruh lapisan masyarakat di Mandau dan Bathin Solapan.

Sedangkan kepada Kepala Dinas Dukcapil, Bupati Menginstruksikan agar revonasi gedung Pujasera tersebut benar-benar dilakukan secara paripurna, benar-benar yang terbaik.(rls)