pelajar yang akan tawuran di beri hukuman push up

Bengkalis (Riau Lantang) – Bocah – bocah cilik yang akan tawuran ini juga melengkapi penampilan mereka dengan baju kaos warna hitam berlogo DMB atau disebut ‘Bulan Hitam Kematian’ dengan istilahnya ‘Dead Mont Blank’.

Para pemuda RT05/ RW 01 Kelurahan Rimba sekampung Kec. Bengkalis turut bersama-sama anggota bhabinkamtubmas Polsek Bengkalis mengamankan pelajar yang akan tawuran ini.

Selain mengamankan 22 pelajar yang terdiri dari 18 pelajar SD dan 4 pelajar SMP, itu, turut disita 7 buah kayu kayu berlapis seng berbentuk gergaji bergagang kayu yang diduga akan digunakan untuk tawuran.

Baca Juga:  Bupati Amril Teken Mou Bersama Kapolres Bengkalis

“Saya mendapat laporan dari warga setempat, bahwa akan ada aksi tawuran antar pelajar di kelurahan Rimba Sekampung. Kita langsung mengambil tindakan menggagalkan rencana tawuran itu. Ada 22 pelajar yang terjaring. Dan dari diintrogasi terhadap mereka, mayoritas adalah pelajar SD,” ujar Kapolsek Bengkalis AKP Maitertika melalui anggota Bhabin Polsek Bengkalis Brigadir Deri Adrianto, S,Sos.

Disebutkan Deri lagi, selain menyita 7 buah kayu berlapis seng yang berbentuk gergaji yang diduga untuk alat tawuran. Juga diamankan baju kaos warna hitam dengan berlogo DMB atau disebut ‘Bulan Hitam Kematian’ dengan istilah bahasa inggrisnya ‘Dead Mont Blank’.

Baca Juga:  Sempena HUT TNI ke-72, 12 Prajurit di Bengkalis Naik Pangkat

“Selain kita menyita alat alat yang digunakan untuk tawuran, kita juga menyita berupa baju kaos warna hitam dengan istilah mereka Bulan Hitam Kematian (DMB) Dead Mont Blank,”ungkapnya sambil menyebutkan bahwa genk DMB ini adalah pasukan dari Timur.

Setelah Bhabin bersama RT dibantu pemuda setempat, orangtua 22 orang pelajar tersebut dipanggil, untuk kemudian membuat surat pernyataan tidak mengulangi hal sama. “Menurut keterangan mereka, bahwa tawuran ini akan mengambil lahan dimana tempat kekuasaan merekalah kononnya,”pungkas Deri. (dwi)