DURI (Riaulantang)- Video sekelompok pemuda yang membunuh seekor macan akar yang diposting di akun medsos FB JE 29 Oktober 2018 pukul 15.10 WIb itu sontak viral. Tidak hanya warganet, pihak BKSDS Riau juga bereaksi terhadap video sadis yang mengorok satwa yang dilindungi ini.

Dalam video yang berdurasi 30 detik itu tampak sekelompok pemuda tengah mengorok leher macan akar dengan percakapan bahwa hewan itu telah ditembak terlebih dahulu sebelum di gorok.

“Aku tembak tadi kepalanya. Emang kecil,” ujar mereka.

Terkait aksi sekelompok pemuda ini, Kepala Bidang Wilayah II BBKSDA Riau Heru Sutmantoro mengatakan pihaknya sudah melacak keberadaan pelaku untuk diminta keterangan terkait yang sudah dilakukannya.

“Tim kita di Duri sudah bergerak dan mendatangi alamat rumah yang tertera di Facebook pemuda tersebut. Saat kita tanyakan pada warga sekitar, mengaku tidak mengenal dan tidak ada nama pemuda yang dicari,”ungkapnya, Rabu (31/10/18).

Dikatakannya pihak BBKSDA, akan meminta keterangan dan melakukan pembinaan. Apabila diperlukan akan menggandeng pihak Kepolisian.

“Kita akan mencari tau apa motivasinya melakukan hal tersebut. Apa dilakukan teguran atau pembinaan, yang pasti kita temukan dulu, baru kita ambil kesimpulan,”tuturnya.

Pihak BBKSDA juga menghimbau pada warga masyarakat, untuk tak sembarangan berburu Hewan. Menurutnya, untuk saat ini, sangat mudah mencari tahu apakah Satwa ini dilindungi atau tidak.

“Sebenarnya tidak ada alasan untuk tidak mengetahui apakah Hewan ini dilindungi atau tidak, cukup browsing akan dapat jenis dan nama Satwa yang dilindungi. Apabila masyarakat menemukan Hewan jangan dulu diambil tindakan, tinggal lapor ke BBKSDA dan tim kami akan turun,”pungkasnya.(bambang)