DURI (Riaulantang)- Kecelakaan di Jalan Lintas Duri-Pekanbaru, Simpang Turbin, Sebanga Duri, Sabtu pagi (30/12/17) yang melibatkan 1 unit mobil pribadi jenis Suzuki Karimun dan mobil minibus Travel BBC ternyata berawal dari tabrak lari. 

Tak berapa jauh dari TKP, tepatnya di Simpang Jalan Jawa Ujung,  depan RM Mak Ideh, sopir Karimun menabrak orang tua yang tengah menyebrang. Korban ditinggal tergeletak di pinggir jalan dan kabur ke arah Simpang Turbin. Warga yang geram mengejar pelaku hingga akhirnya pelaku yang panik menabrak minibus BBC di Simpang Turbin itu.

“Korban tabrak lari itu orang tua kami. Beliau hendak menyebrang dari kedai kami (RM Mak Ideh-red) ke warung pulsa seberang. Langsung ditabrak Karimun itu,” ujar Susi Imelda keluarga korban yang juga pemilik RM Mak Ideh.

Dijelaskan Susi, korban adalah  Marnis orang tua suaminya Dasril yang sudah berumur 72 tahun. Akibat tabrakan itu, orang tuanya kritis dan di tengah menjalani perawatan di RSUD Mandau.

“Emang kurang ajar sopir Karimun itu. Melihat orang tua kami tak bergerak di pinggir jalan, dia langsung kabur. Orang bengkel yang ada di sebelah kedai kami langsung mengejar. Dia mendapat karmanya. Menabrak minibus karena panik dikejar,” jelas Susi lagi.

Dikatakannya lagi, keluarga sempat emosi begitu melihat pelaku yang terlibat laka itu. Namun mereka masih bisa menahan diri dan tak menghajar sopir tak bertanggung jawab itu.

“Dia harus bertanggung jawab. Orang tua kami kritis. Muntah-muntah terus. Sebentar sadar lalu pingsan,” ujar Susi sembari mengatakan suaminya Dasril alias Mak Ideh tengah melaporkan kasus kecelakaan itu. (susi)