DURI (Riaulantang) – Berbagai kendala yang selama ini membuat kelanjutan pembangunan JLB terkendala sudah teratasi. Kendala dimaksud seperti belum ditanamnya pipa minyak PT Chevron Pasific Indonesia (PT CPI) dan adanya kawasan hutan lindung Talang Balai Raja yang dilalui JLB.

“Saat ini semua hambatan itu sudah tak ada ada lagi. Maret ini, in shaa Allah lanjutan pembangunannya akan dimulai. Soal penanaman pipa minyak PT CPI kita sudah mendapat izin dari SKK Migas. Semua sudah ditanam,” jelas Bupati Amril menjawab wartawan, Jum’at, 8 Februari 2019.

Dia juga menjelaskan, pembangunan Duri Islamic Center (DIC) di Desa Petani Kecamatan Bathin Solapan, pada Maret 2019 ini juga dijadwalkan segera dimulai.
“Kami mohon dukungan seluruh lapisan masyarakat,” harap Bupati Amril.

Gantikan Jalan HangtuahSebelum itu, ketika memberikan arahan di Musrenbang Bathin Solapan, Ketua Komisi II DPRD Bengkalis Hendri Hasibuan sangat berharap penyelesaian kelanjutan pembangunan JLB dapat digesa Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Tujuannya, agar kepadatan dan kemacetan di jalan Hangtuah Duri, Kecamatan Mandau dapat dikurangi.

“Jalan Hangtuah Duri saat ini sudah sangat padat dan macet. Kami berharap kelanjutan dan penyelesaikan pembangunan JLB dapat diprioritaskan, sehingga jika nantinya JLB selesai, kendaraan-kendaraan berat yang melalui jalan Hangtuah dapat dialihkan ke JLB,” harap Hendri.(susi)