PEKANBARU (Riau) – Saat pelaksanaan hearing (dengar pendapat,red) terbuka antara Dinas Pendidikan (Disdik) Riau denganKomisi V DPRD RiAU Rabu (13/03/2019) petang, ada suasana yang cukup menegangkan, saat Kadisdik Riau Rudiyanto disemprot anggota DPRD Riau Masnur (Fraksi Golkar) dan Husaimi Hamidi (Fraksi PPP).

Dalam hearing tersebut Rudiyanto disentil anggota Komisi V karena selalu menjawab dan memberikan argumen saat wakil rakyat mempersilahkan perwakilan sekolah menyampaikan persoalan mereka.Ketika dua kali pimpinan Komisi V Aherson mempersilahkan Kepala Sekolah SMK 2 Pekanbaru memaparkan kondisi sekolahnya dua kali pula Rudiyanto yang menjawab, sehingga spontan Husaimi Hamidi menyemprot Rudiyanto.

“Pak Rudiyanto ini memberikan komentar dari tadi selalu berputar-putar itu ke itu saja. Kemudian kok saat pimpinan komisi mempersilahkan sekolah menyampaikan kondisi sekolahnya juga pak Rudiyang selalu jawab,”sentil Husaimi.

Senada dengan itu Masnur juga meminta kepada pihak sekolah memberikan paparan, dan tidak perlu dijawab Kadisdik tapi langsung pihak sekolah.

“Saya minta pihak sekolah langsung memberikan paparan soal kondisi sekolahnya dan kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan, dan kita minta tidak dijawab Kadisdik,’pinta Masnur.

Rudiyanto sempat membantah kalau dirinya menyerobot atau selalu menjawab pertanyaan dewan yang ditujukan ke pihak sekolah. Rudi coba meluruskan apa yang dikritik dewan tersebut, bahwa banyak persoalan yang harus diselesaikan di dunia pendidikan Riau.

“Saya hanya mau meluruskan apa yang disampaikan dan ditanyakan bapak-bapak dewan tadi, sebelum dijawab pihak sekolah. Tidak ada maksud lain, dan memang soal pungutan oleh komite sekolah dan kesejahteraan saling terkait erat,”bantah Rudiyanto kalau dirinya memberikan komentar yang berbelit.(afa)