PEKANBARU (Riau Lantang)- Jumlah pemilih pada pemilu legislatif dan pemilu presiden pada tanggal 17 April mendatang mencapai angka3.863.731 orang yang tersebar di 12 kabupaten dan kota se-Riau.

Hal itu terungkap pada rapt Pelno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau tentang Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) Riau, Senin (18/2/2019).

Rapat Pleno dipimpin Ketua KPU Riau Nurhaimin bersama empat komisioner KPU Riau serta dihadiri anggota KPU, Bawaslu se-Riau dan perwakilan Partai Politik.

Disampaikan Nurhaimin bahwa pleno tersebut merupakan tindaklanjut dari pleno KPU Kabupaten dan Kota yang telah dilaksanakan.

“Terkait jumlah pemilih bisa saja kedepannya bertambah atau berkuran.Adanya pemilih tambahan diperbolehkan, selambat lambatnya 30 hari sebelum hari pencoblosan dilaksanakan.Yang terpenting adalah tidak adanya pemilih tambahan tersebut yang ganda,” kata Nurhaimin.

Adanya pemilih tambahan sambungnya, bisa jadi dikarenakan perpindahan dari daerah asalnya ke daerah baru, sehingga pemilih tercatat dialamat domisili barunya tersebut. Atau bisa jadi pindahan pemilih dari luar provinsi.

“Dengan adanya DPTb ini kita harapkan proses pelaksanaan pemilu nanti tidak melanggar aturan. Asalkan si pemilih tambahan tersebut tidak ganda, yang akan merugikan proses pemilu,”papar Nurhaimin, yang akan mengakhiri jabatan sebagai komisioner KPU Riau.

Dari data yang dirangkum di KPU Riau jumlah pemilih di 12 kabupaten adalah
1. Kabupaten Kampar 475.302 pemilih
2. Indragiri Hulu 286.994 pemilih.
3. Bengkalis 385.856 pemilih. 4. Indragiri Hilir 465.264 pemilih.
5. Siak 273.061 pemilih.
6. Pelalawan 207.636 pemilih, 7. Kepulauan Meranti 143.773 pemilih
8. Kuantan Singingi 224.890 p
9. Rokan Hulu 314.547 pemilih
10. RokanHilir 397.859.
11.Kota Pekanbaru 507.593 12.Kota Dumai180.969 pemilih.(afa)