PEKANBARU (Riau Lantang) – Sekitar jam 12.00 WIB jembatan Siak IV (Marhum Bukit,red) resmi dibuka untuk masyarakat umum yang melintas dari kecamatan Rumbai Pesisir dengan pusat kota Pekanbaru. Pembukaanjembatan dilakukan gubernur Riau Syamsuar, sekaligus meninjau kondisi jembatan bernama Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah tersebut.

Dalam pesannya Gubri Syamsuar mengingatkan supaya jembatan Siak IV harus dirasakan manfaatnya oleh lapisan masyarakat dimana pengguna jembatan tersebut tidak menjadikan jembatan sebagai tempat rekresi. Maksudnya, Syamsuar meminta masyarakat untuk tidak berhenti atau memarkir kendaraan diatas jembatan.

“Harapan kita pengguna jembatan tidak memarkir kendaraan disini (diatas jembnatan,red). Jangan berhenti diatas jembatan, karena akan menganggu pengguna lainnya dan bisa memacetkan jalan dijembatan,”pinta Syamsuar.

Mantan bupati Siak ini juga berharap jembatan ini dirawat dan pemeliharaannya dilakukan secara berkala. Jembatan dengan anggaran Rp 483 miliar itu betul-betul digunakan sebagai sarana lalu lintas warga, dari Rumbai Pesisir menuju pusat kota dan sebaliknya.Selanjutnya jembatan tersebut maintenance-nya harus dijaga.

“Masyarakat juga harus ikut menjaga jembatan ini dengan melakukan kontrol. Juga jangan dijadikan jembatan ini sebagai ajang mejeng atau pacaran,”imbau gubri didampingi Kadis PUPR Riau Dadang EkoPurwanto dan Sekko Pekanbaru H.M.Noer.

Waterfornt City

Dalam kesempatan itu Syamsuar juga merencanakan membangun waterfrontcity disepanjang aliran sungai Siak, termasuk dibawah jembatan Siak IV sendiri. Fasilitas yang akan dibangun antara lain, taman, sarana rekreasi warga serta tempat berolahraga. Gubri sendiri sudah membicarakan hal itu dengan Dinas PUPR dan Pemko Pekanbaru.

“Dibawah jembatan Siak IV ini akan kita tata sebagus mungkin. Saya sudah membicarakan dengan Pak Sekko Pekanbaru untuk membangun waterfront city sebagai sarana rekreasi warga kota Pekanbaru nantinya,”ujar Syamsuar.(afa)