BATAM (Riaulantang)- Bupati Bengkalis Amril Mukminin mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Kewaspadaan Nasional Dalam Rangka Pemantapan Penyelenggaraan Pemilu Pemilu Serentak Tahun 2019. yang digelar oleh Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum) Kementerian Dalam Negeri di Golden View Hotel jalan Bengkong Laut Tanjung Buntung Kota Batam, Kamis (28/02/2019).

Rakornas ini dibuka langsung oleh Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Indonesia Dr. H. Wiranto, ditandai dengan pemukulan gong.

Rakornas yang mengusung tema “Pilihan Boleh Beda Persatuan Dan Kesatuan Bangsa Harus Kita jaga”, dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, serta para gubernur, Bupati/Walikota, Forkopimda, Ketua KPU, Bawaslu, Kepala Kesbangpol Wilayah Sumatera Bagian Barat.

Pada kesempatan itu, Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum) Kemendagri, Soedarmo dalam pemaparannya kegiatan Rakornas ini merupakan akhir dari persiapan jelang Pemilu tahun 2019, yang akan dilangsungkan pada bulan April mendatang.

“Pemilu waktunya sudah sangat dekat tinggal beberapa hari lagi, pertemuan hari ini adalah pertemuan terakhir bagi seluruh pemangku kepentingan. Guna memastikan kesiapan dari masing-masing stakeholder dan pemangku kepentingan yang terkait dengan penyelenggaraan pemilu serentak yang akan diselenggarakan pada tanggal 17 April yang akan datang,” ujarnya.

Selain itu, dia juga berharap pelaksanaan pemilu pada tahun 2019, ini nantinya dapat berjalan dengan aman dan kondusif.

“Pemilu diharapkan berlangsung iklim demokrasi yang damai dan kondusif serta berkesinambungan, serta terjalin sinergitas antara Pemerintah Pusat dan Daerah serta seluruh pihak terkait dalam menjalankan tugas,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Bengkalis usai mengikuti Rakornas tersebut mengatakan, kesuksesan Pemilu tahun 2019 ini, bergantung kepada Daerah beserta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di Daerah tersebut.

“Semuanya telah diatur pada Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, yang menyatakan bahwa ASN harus netral dan tidak berpihak pada pasangan calon manapun,” jelas Amril Mukminin.

Dikatakan Kepala Daerah Bengkalis, jika terdapat informasi akan ASN yang tidak netral pada Pemilu, maka akan ada sanksi yang akan dialami olehnya.

Lebih lanjut, orang nomor satu pada kabupaten yang memiliki ikon wisata Datuk Laksamana Raja Dilaut itu juga akan berupaya semaksimal mungkin terhadap keamanan yang akan dihadapi jelang Pemilu bulan April mendatang.

“Pemerintah Daerah, bersama Polri dan TNI di Kabupaten Bengkalis akan bersinergi dan bekerjasama dalam mensukseskan Pemilu 2019 ini. Kami juga akan memastikan kondisi keamanan di Kabupaten Bengkalis dapat berjalan aman dan kondusif,” tuturnya.

Tidak lupa, Bupati Bengkalis juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Bengkalis untuk tidak mudah terpecah belah, tidak mengonsumsi berita hoaks, politik uang serta kampanye hitam pada Pemilu 2019 ini.

Turut mendampingi Bupati Bengkalis pada acara tersebut Sekretaris Daerah Bengkalis H. Bustami HY, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bengkalis Kabupaten Bengkalis Hermanto Baran, Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Bengkalis Muhammad Fadhli, Kepala Bidang Politik Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bengkalis Kepala Bidang Politik Badan Kesbangpol Kabupaten Bengkalis Hendrik Dwi Yatmoko, Kasubbag Protokol Sekretariat Daerah Bengkalis Syafrizal.(hms)