Bupati Bengkalis diwakili Camat Mandau Riki Rihardi poto bersama undangan dan pengurus BSMI

DURI (Riaulantang) – Hadiri pelantikan pengurus BSMI Bengkalis periode 2019-2024 sekaligus bakti sosial operasi katarak gratis untuk dhuafa, di aula RS Permata Hati, Jumat (29/03/19) Bupati Bengkalis diwakili Camat Mandau Riki Rihardi sampaikan apresiasi. Bupati mengaku terkesan dengan kegiatan BSMI yang memberikan manfaat besar bagi dhuafa yang terkendala mahalnya biaya operasi.

“Kami sangat apresiasi dan mendukung sepenuhnya kegiatan sosial yang ditaja BSMI. Mudah-mudahan momentum ini dapat mempererat tali silaturahmi, meningkatkan rasa peduli terhadap sesama serta meringankan beban dhuafa,” jelas Riki.

Disampaikannya, kesehatan merupakan nikmat dari Allah SWT yang tiada tara. Jika nikmat itu dicabut maka akan sangat mahal untuk memperolehnya lagi.

“Kesehatan juga harus selalu diperhatikan karena akan mendasari peningkatan kualitas dan kuantitas hidup seseorang dalam bermasyarakat,” ungkapnya.

Riki juga menyampaikan kegiatan kemanusiaan yang di laksanakan BSMI ini selaras dengan sejumlah program yang kini tengah di jalankan pemerintah Kecamatan Mandau. Ada program penyerahan bantuan kepada anak yatim dan kaum dhuafa, ada juga pojok makan gratis setiap Jumat dan kegiatan lainnya.

“Semoga momentum kegiatan bakti sosial operasi katarak gratis kaum dhuafa ini memberikan pengaruh positif bagi dhuafa. Ingat, sebentar lagi kita akan menyambut datangnya bulan suci ramadhan. Mudah-mudahan nanti bisa tadarus dan memakmurkan masjid bersama,” pesannya.

Sementara itu, Nurzahmi, seorang nenek yang tinggal di Jalan Nusantara 1 mengaku sangat terbantu dengan operasi katarak gratis BSMI itu

“Sudah lama mata ini kabur dan tak bisa lihat. Ingin operasi, tapi tak ada biaya. Hari ini bisa gratis. Hanya ucapan terimakasih yang bisa kami sampaikan,” ujar nenek Nurzahmi yang didampingi putranya itu.

Senada nenek Zainah yang sudah berumur 70 tahun, jauh-jauh datang dari Pergam, Rupat untuk mengikuti kegiatan operasi itu.

“Terimakasih banyak sudah dibawa kesini (operasi-red), ” ujar nenek yang didampingi keluarganya itu. (susi)