DURI (Riaulantang)- Release resmi terkait penangkapan sabu 3,2 kg yang diamankan saat operasi zebra di depan Polsek Mandau, Selasa (14/11/17) akhirnya disampaikan secara resmi oleh Kapolres Bengkalis, AKBP Abas Basuni, Sik 

Didampingi Kapolsek Pinggir Kompol Ernis Sitinjak, Sik, Wakapolsek AKP S Pane dan sejumlah personil Polsek, Kapolres mengelar press release di Mapolsek Pinggir, Jumat (17/11/17).

Dalam kesempatan itu Kapolres membeberkan kronologi penangkapan yang berawal dari operasi zebra tersebut.

Disampaikan Kapolres, saat itu Selasa (14/11/17) sekira pukul 10.00 WIB dilakukan operasi zebra yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Pinggir. Setiap kendaraan bermotor yang lewat dihentikan dan diperiksa dokumen dan barang  bawaannya.

Saat itu melintas 1 unit mobil kijang innova Nopol 1014 GFD warna hitam metalik yang berisi 5 orang lelaki. Setelah dicek ke dalam mobil ditemukan 4 tas ransel berisi 4 bungkus besar benda mencurigakan dijepit dengan kaki pelaku RU.

Setelah ditanya kepada penumpang lain mereka mengelak dan mencoba melarikan diri. Kemudian dilakukan penangkapan.

Pelaku RE mengatakan bahwa barang tersebut adalah sabu yang dibawa dari Dumai menuju Padang atas suruhan UL alias Ak. Selanjutnya kapolsek meminta ketua RT setempat menyaksikan penemuan sabu sementara pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Pinggir untuk proses lebih lanjut.

Terkait modus operandi, Kapolres mengungkapkan empat tersangka yang semuanya warga Kalimantan masing-masing MRR, RA, SY dan MR

disuruh seseorang yang bernama UL untuk menjemput narkoba didaerah Dumai,Riau. Keempat pelaku berangkat dari Banjarmasin dengan pesawat udara dan sampai di bandara SSQ Pekanbaru dengan biaya ditanggung UL.

Dari Pekanbaru mereka bergerak ke Dumai dan menginap di sebuah Hotel. Atas perintah dan arahan UL melalui HP mereka disuruh menjemput narkoba diantar orang tak dikenal namun suruhan UL. Narkoba itu berada dalam ras ransel warna hitam merah.

Setelah tas diterima MRR mereka kembali ke hotel dan esoknya Selasa pagi (14/11/17) check out dari Hotel  dan menuju Padang mengunakan travel Namira Jaya. Namun sewaktu melintas di depan Polsek Pinggir mereka dihentikan dan ditemukan narkoba jenis sabu yang diletakkan dibawah kursi tengah dijepit kaki RU.

“Keterangan dari keempar tersangka, sopir travel tak tahu kalau barang yang di bawa dalam tas ransel itu adalah narkoba,” jelas Kapolres AKBP Abas

Terkait barang bukti, Kapolres menyebut bahwa barang bukti sabu sudah ditimbang di pegadaian. Dari 3,2 kg sabu yang berasal dari 4 bungkus besar itu didapat  berat bersih 2914,23. Sementara berat pembungkus 121,89. Juga dilakukan penyisihan bb sebanyak 54,49. (susi)