DURI (Riaulantang)- Bluezzuk Motocros dan Grasstrack Open 2017 sempena HUT Polantas ke 62 yang dilaksanakan 2 hari berturut-turut Sabtu (23/09/7) hingga Minggu (24/09/17) di sirkuit  Orange 89 Kulim Km 12 mengundang decak kagum. Kenapa tidak, para pembalap cilik yang turun di Spesial Engine 65 CC atau kelas anak umur 6 hingga 11 tahun tanpa unjuk kebolehan. Sejumlah pejabat yang hadir dalam even itu pun memberi “jempol” untuk para pembalap cilik tersebut.

Adalah Rafa pembalap cilik yang baru berumur 6 tahun.Rafa yang berasal dari Rantau Prapat Medan itu turun didampingi bapaknya yang juga mantap pembalap itu. Tanpa ragu Rafa bertekad memenangkan even itu.

Tekad dan semangat Rafa yang diusia  6 tahun sudah ambil bagian dalam kompetisi ini mendapat jempol Asisten II H. Heri Indra Putra, Kasat Lantas Polres Bengkalis  AKP.  Rachmad C Yusuf, anggota DPRD Bengkalis Dapil Pinggir, Pipit Lestary dan Ketua Panitia Afriyandi yang turun menyambangi para pembalap cilik sebelum start. Keempatya memberi jempol untuk Rafa.

“Siapa namanya, asal mana,” ujar Pipit antusias.

Tak mau kalah Heri Indra Putra juga tertawa menyalami bocah itu. Sementara Kasat Lantas sambil guyon berpesan agar Rafa tidak balap ke jalan.

“Jangan balap di jalan ya,” guyon Kasat sembari ditimpali bapak Raffa kalau dia turun mengunakan motor matic.

Tak kalah serunya, ketika para pejabat ini menyambangi Riski Hara yang berumur 10 tahun. Riski merupakan pembalap nasional yang sudah beberapa kali memenangi even. Pelajar asal Pekanbaru yang duduk di bangku SD kelas 4 ini juga bertekad memenangi motocros di Duri ini.

“Tekadnya menang,” ujar Riski malu-malu.

Sementara itu Ketua panitia Afriyandi menjelaskan di Bluezzuk Motocros dan Grasstrack Open 2017 ada 4 pembalap nasional yang ambil bagian. Diantaranya Riski Hara si pembalap cilik dan 3 lainnya Andre Sondak, Safana Oki,  Akbar Tofan. Kehadiran tiga pembalap nasional ini diharapkan bisa memotivasi peserta lain yang berasal dari Jawa dan Sumatera ini. (susi)