lPEKANBARU (Riau Lantang) – Alfedri akhirnya resmi menyandang status sebagai bupati Siak definitif untuk sisa masa jabatan 2019-2021. Pelantikan Alfedri dilakukan di Balai Serindit Gedung Daerah,Pekanbaru pada Senin (18/03/2019) pukul 09.30 WIB oleh Gubernur RiauSyamsuar.

Prosesi pelantikan Alfedri oleh Gubri diawali dengan pengambilan sumpah, penandatanganan jabatan, hingga penandatanganan fakta integritas yang disaksikan langsung Gubri beserta undangan.Pelantikan Alfedri yang melanjutkan tongkat estafet kepemimpinanSyamsuar tersebut, merujuk pada Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 131.14.396 tertanggal 11 Maret 2019 tentang pengangkatan Bupati Siak sekaligus pemberhentian Wakil Bupati Siak.

Dalam sambutannya Syamsuar berpesan kepada orang nomor satu di Siak tersebut bahwa pelantikan itu memiliki makna yang strategis. Dimana masih banyak agenda pembangunan di Siak yang masih harus dituntaskan, mulai dari pembangunan infrastruktur serta tata kelola pemerintahan yang berbasis rakyat.

Dengan sisa masa jabatan dua tahun lagi, Alfedri diharapkan mampu menyelesaikan program pembangunan Siak yang sudah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) lima tahunan2016-2021.

“Masih banyak program pembangunan di Siak yang harus diselesaikan dengan sisa masa jabatan bupati dua tahun lagi.Penyelenggaraan pemerintahan di Siak harus berorientasi kepada peningkatan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam melayanimasyarakat,”pesan Syamsuar.

Dicontohkan Gubri, diantara pembangunan di Siak yang masih harus digesa Alfedri seperti pengembangan Kawasan Industri Buton(KIB), peningkatan jalan Lubuk Dalam, Kandis serta pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Sungi Apit dan Kandis serta peremajaan kebun sawit maupun program Siak Hijau.

Disinggungnya juga pengembangan pariwisata berbasis budaya Melayu danAgamis juga harus terus dipacu dengan target meningkatnya kunjungan wisatawan ke Siak. Kabupaten Siak memiliki banyak lokasi wisata yang dapat dikembangkan.

Selain itu pinta Syamsuar, Bupati Siak harus mendorong pengembangan ekonomi kreatif sejalan dengan rencana pembangunan strategis nasional, dengan memajukan sektor UMKM. Tak kalah pentingnya adalah mewujudkan kehidupan berdemokrasi yang sehat seiring dengan pelaksanaan Pemilu Serentak tanggal 17 April mendatang.

“Harapan kita, dalam menjalankan roda pemerintahan di Siak harus mengedepankan azas keadilan, tanpa membedakan suku, agama dan etnis yang bermukim di Siak. Seiring dengan tuntutan masyarakat pelaksanaan pemerintahan yang bebas dari prktek KKN harus sepenuhnya didukung, sehingga agenda pembangunan berjalan seperti yangdiharapkan,”tukas Syamsuar, mantan bupati Siak dua periode itu.

Hadir dalam pelantikan tersebut, Forkompinda dan pejabat Pemprov Riau, Forkompinda Siak, ketua DPRD Siak Indra Gunawan beserta sejumlah anggota dewan dan pejabat dilingkup Pemkab Siak.Sejumlah tokoh masyarakat Riau Mambang Mit (mantan Wagubri), Wan Abubakar(mantan Gubri), Arwin AS (mantan bupati Siak), Azaly Djohan, OK Nizami Jamil (mantan bupati Siak) dan lainnya.(afa)